Tampilkan postingan dengan label new. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label new. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 Juli 2012

Balik ke Kangen, Andika Harus Bayar Rp1 Miliar

Andika terpaksa keluar dari Kangen Band karena telah melanggar kontrak dengan membuat kontrak dengan label lain. Bila ingin balik, Andika harus membayar Rp1 miliar ke label. Warner Music sebagai label Kangen tentu saja kecewa lantaran secara sepihak Andika membuat kontrak dengan label. Sementara Kangen Band sendiri tidak bisa berbuat apa-apa dengan kesahalan yang telah dibuat Andika. "Saya bilang sama Warner, Pak Yusak, 'Pak kasihan amat ya Andhika kalau seperti itu'. Pak Yusak bilang, ya kalau dia mau balik lagi harus bayar dulu Rp1 miliar," ujar Dodhy, gitaris Kangen Band, saat memberikan keterangan pers di Cibubur, Jakarta Timur. Dodhy menegaskan, ia dan seluruh personel Kangen Band sama sekali tak memiliki masalah. Dodhy sebagai sahabat Andika hanya bisa berharap dan berdoa semoga ada jalan terbaik bagi Andika. "Kalau ada masalah aku selalu support dia, datang ke tempatnya. Dia kemaren sempat bilang, apa gue pulang aja ya ke kampung dan tinggal di masjid. Kata aku ya benarin saja salatnya, nanti dibantu Allah," tutur Dodhy.

Senin, 14 Mei 2012

Penyebar foto palsu korban Sukhoi inisialnya YS

Tim Cyber Crime Mabes Polri sedang menyelidiki pelaku penyebar foto palsu korban pesawat Sukhoi Superjet 100. Foto-foto itu dinilai telah meresahkan keluarga korban. Dalam penyelidikan tahap awal, polisi sudah mengantongi pelaku yang diduga sebagai penyebar foto. Pelaku itu berinisial YS. "Terkait penyelidikan terhadap gambar-gambar di sosial media, tim penyidik cyber Polri saat ini sedang menyelidiki. Jika terbukti nanti akan kami kenakan UU Nomor 11 Tahun 2008," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Mabes Polri, Komisaris Besar Polisi Boy Rafli Amar di Rumah Sakit Kramatjati Jakarta, Senin (14/5). Boy mengimbau, masyarakat tidak menyebarkan foto-foto yang bisa memprovokasi dan menyinggung perasaan keluarga korban Sukhoi. Biar tidak terulang, Polri tetap menyelidiki kasus ini. "Kami imbau kepada masyarakat tidak menyebarkan gambar-gambar meresahkan. Nanti akan ada penyelidikan langkah hukum terkait hal ini," tegas Boy. Dalam beberapa hari ini, muncul foto-foto korban kecelakaan pesawat. Foto-foto itu menyebar lewat media sosial. Setelah ditelusuri, ternyata foto-foto itu bukan korban Sukhoi, tetapi korban pesawat India Air. Sumber : Penyebar Foto Palsu Korban Sukhoi Inisial YS