Tampilkan postingan dengan label Erek Erek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Erek Erek. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 Desember 2014

Perempuan 42 Tahun Di Tusuk 1 Kali


Surabaya-M. Saat hujan turun, seorang perempuan kost di Jalan Rungkut Kidul Gang Kalimir V menjadi korban pembunuhan, malam Minggu (6/12). Pelaku adalah tetangga kost korban. Dugaan sementara, pemicu pembunuhan itu, adalah air hujan  masuk ke kost tersangka. Sedangkan korban tewas, dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Korban adalah Suliani (42) Warga Desa Ngglaran, Kecamatan Mbareng, Jombang, Jawa Timur. Dia bekerja sebagai pengasuh bayi. Sedangkan tersangka pelaku pembunuhan, adalah Sentot Supriadi (49) sehari-hari bekerja sebagai tukang servis AC."Peristiwa terjadi saat hujan turun malam tadi," ujar Kapolsek Rungkut AKP Oskar Samsudin, kemarin (7/12).
Oskar mengatakan, saat itu Suliani keluar menggunakan payung. Saat kembali ke kos, Suliani berhenti di depan kamar kos Sentot. Rupanya tanpa disadari, tetesan air hujan dari payung Suliani mengucur dan membasahi kamar Sentot. Kamar mereka memang bersebelahan.
Sentot pun menegur tetangga kos tersebut. Tapi Suliani justru marah, saat ditegur. Sehingga mereka pun terlibat pertengkaran mulut. Cekcok itu semakin panas sehingga Sentot yang terbakar emosi masuk ke kamar. Begitu balik, di tangan Sentot sudah terhunus sebuah pisau dapur. Pisau itu langsung saja ditusukkan ke perut bagian kiri tembus ke pinggang. Menerima tusukan itu, Suliani langsung terjatuh.
"Korban sempat dibawa ke klinik SIER. Dari klinik SIER, korban dirujuk ke RSU dr Soetomo. Namun dalam perjalanan, nyawa korban tak tertolong,"ujar Oskar.
Oskar menambahkan,  pelaku langsung dapat diamankan saat itu juga. "Pelaku sudah kami amankan berikut barang bukti, berupa pisau digunakan untuk membunuh korban," ujar  Oskar.
Berdasarkan keterangan saksi,  pelaku ini sudah menyimpan dendam sejak siang. Saat itu, korban sedang menyapu teras kosnya. Namun, debunya masuk ke dalam makanan istri tersangka yang saat itu sedang masak di dapur kos. "Pelaku langsung kami tangkap tanpa perlawanan," kata Kanitreskrim, Sugeng Rianto di lokasi kejadian. "Karena tak berani, istri tersangka pun mengadu ke suaminya. Cekcok mulut pun terjadi antara tersangka dan korban. Namun, sebentar sudah mereda," terangnya.(***/tkm/km/ino)