Selasa, 26 Februari 2008

AS: RI Tonggak Utama Keamanan Asia Tenggara

Amerika Serikat siap membantu militer Indonesia dengan cara apapun yang mampu dilakukan. AS juga akan melihat prospek yang bisa diintegrasikan dengan Indonesia atas kerjasama yang lebih erat kedua negara di wilayah Asia.

Menteri Pertahanan AS menyampaikan hal tersebut Senin (25/2) dalam konferensi pers bersama di kantor Presiden, Jakarta usai pertemuan selama 30 menit dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang didampingi Menko Polhukam Widodo AS, Menhan Juwono Sudarsono, Mensesneg Hatta Rajasa, Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda dan Staf Khusus Kepresidenan Urusan Luar Negeri Dino Patti Djalal.

Dalam pertemuan itu, Gates mempertegas kembali hubungan pertemanan antara AS dengan RI. Indonesia, katanya, adalah negara yang menjadi pemimpin regional yang penting dengan jangkauan global, yang ditunjukkan dengan partisipasi pasukan perdamaian Indonesia seperti di Lebanon dan beberapa negara lainnya.

"Kami mendiskusikan bagaimana AS bisa bekerja dengan Indonesia secara berkelanjutan untuk memperkuat tonggak konstitusi dalam demokrasi modern yang stabil. Salah satu tonggak tersebut adalah militer, yang secara khusus kami bicarakan bagaimana AS bisa berkontribusi dalam upaya yang sedang berjalan dalam reformasi militer Indonesia dan membangun kapasitasnya terutama dalam di wilayah udara dan perairan, dengan pelatihan dan peralatan," kata Menhan Gates.

Menhan Juwono, sementara itu, mengatakan bahwa pertemuan dengan Yudhoyono itu membahas peningkatan kerjasama antara kedua angkatan bersenjata khususnya pelatihan perwira, dan peningkatan kemampuan berbagai alutsista untuk TNI. "Upaya peningkatan kemampuan pesawat Hercules angkut, dan pesawat tempur F-16 akan disediakan pemerintah AS agar kita bisa meningkatkan kemampuan kekuatan pokok minimum," kata Juwono.

Selain itu, Presiden juga membahas perkembangan di Timur Tengah dan Irak. Juwono mengatakan, Gates memberikan masukan tentang perkembangan situasi di lapangan di Irak maupun di Palestina, karena menurut Gates, Indonesia memainkan peran yang cukup besar dalam peta dunia. Indonesia adalah kekuatan regional di Asia Tenggara tapi berdampak pada seluruh dunia.

Dalam kesempatan lain dihadapan delegasi Indonesia Council on World Affairs, Menhan AS mengaku selama ini diakui bahwa kedua negara memang tidak sepenuhnya mulus, namun meyakinkan bahwa hubungan RI-AS tetap bertahan lama karena kedua negara memiliki beberapa prinsip yang sama, antara lain, prinsip toleransi, pluralisme, dan kebebasan beragama.

Dia juga mengatakan bahwa kerjasama regional ini akan sangat berdampak pada perkembangan ancaman nuklir dari Korea Utara. Untuk menghadapi tantangan-tantangan itu, perlu adanya integrasi antar negara yang kuat, dan tidak secara individu. Sebelum mengakhiri pidatonya, Gates memberi salam dengan mengatakan: "Indonesia raya, merdeka, merdeka."


Eksekusi Dukun AS Masih Simpang-Siur

Sampai saat ini Kanwilhum HAM Sumut belum ada menerima surat dari Kejaksaan Agung (Kejagung RI) sebagai eksekutor, kapan terpidana mati Ahmad Suradji, 59, alias Datuk AS alias Datuk Klewang, warga Dusun I Aman Damai, Desa Sei Semayang, Kec Medan Sunggal, Deli Serdang dieksekusi.

Kabag Penyusunan Program & Laporan Kanwilhum HAM Sumut Edilauder Lumbangaol, SH menanggapi jadwal dan waktu eksekusi Datuk AS.

Kata Elilauder, santernya berita-berita di media cetak khususnya mengenai akan dieksekusinya penjagal 42 wanita di Kebun Tebu Perkebunan Sei Semayang Kec. Sunggal Kab. Deli Serdang tahun 1997 lalu masih simpang siur.

Pernyataan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejagung Abdul Hakim Ritonga belum lama ini juga belum ada tindaklanjutnya.

Dukun AS kini masih mendekam di Lembaga Pemasyarakat (LP) Kelas I Tj.Gusta Medan penghuni Kamar No.6 Blok B.

Disebut-sebut, Dukun AS akan segera dieksekusi mati menghadapi maut oleh regu tembak bertepatan pada perayaan Valentine, Februari 2008. Karena permohonan grasi yang diajukan Dukun AS ditolak Presiden SBY pada Desember 2007 lalu. Karena itu, eksekusi sudah bisa dilakukan.

Tapi, kata Edi, sampai Senin (25/2) Dukun AS, dulunya memiliki ilmu batin cukup tinggi, belum dieksekusi dan dirinya tidak diisolasi di dalam LP Tg. Gusta. Bahkan menurut informasi selama menjalani hukuman 10 tahun dia taat beribadah.

Masih kata Edi, untuk memberikan grasi tidak akan diperoleh. Yang ada hanya peninjuan kembali tapi harus ada bukti baru.

Kamis, 21 Februari 2008

1




















Minggu, 17 Februari 2008

Tutut Bersaudara Gantikan Soeharto

Keenam putra-putri (alm) mantan Presiden Soeharto bersedia menggantikan ayahnya sebagai tergugat perkara perdata Yayasan Supersemar.

Putra-putri mantan Presiden RI ke-2 itu bersedia mewarisi perkara Supersemar dengan alasan ingin membela hak hukum almarhum Soeharto dalam kasus itu.

"Mbak Tutut (Siti Hardiyanti Rukmana) dan putra-putri almarhum lainnya menyampaikan kepada kami akan membela Soeharto sepenuhnya di pengadilan," kata Kuasa hukum keluarga Cendana Juan Felix Tampubolon.
Keenam putra Soeharto adalah Siti Hardiyanti Rukmana, Sigit Hardjojudanto, Bambang Trihatmodjo, Siti Hedijati Harijadi (Titik), Hutomo Mandala Putra (Tommy), dan Siti Hutami Endang Adiningsih (Mamik).

Juan mengungkapkan, putusan itu diambil dalam pertemuan antara keenam anak Soeharto dan para mantan anggota Tim Kuasa Hukum Soeharto, Jumat malam.

Menurut Juan, Tutut dan adik-adiknya juga telah sepakat menunjuk kembali seluruh mantan anggota tim kuasa hukum Soeharto sebagai kuasa hukumnya, yakni dirinya, M Assegaf, OC Kaligis, dan Denny Kailimang.

Secara aturan hukum, lanjut Juan, anak-anak almarhum sebenarnya dapat menolak untuk menjadi ahli waris sekaligus tergugat kasus ini dengan konsekuensi tidak diperbolehkan memberikan upaya hukum ayahnya.

Lebih lanjut, Juan mengatakan bahwa dirinya bersama anggota tim lainnya akan menghadiri sidang lanjutan perkara Yayasan Supersemar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan yang bakal digelar Selasa 19 Februari mendatang.

Dalam sidang nanti, kuasa hukum akan mewakili keenam anak Soeharto menyampaikan kepada majelis hakim bahwa kliennya bersedia menggantikan almarhum guna meneruskan perkara ini.

"Secara hukum, kami optimistis mampu memenangkan perkara ini. Tapi ini kan politis," ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, anggota Jaksa Pengacara Negara (JPN) Yoseph Suardi Sabda menilai sikap yang ditunjukkan anak-anak almarhum sangat membantu kelanjutan sidang perkara Supersemar.

"Itu sikap yang baik karena itu merupakan kewajiban mereka dalam memberikan upaya hukum (ayahnya)," katanya saat dihubungi.

Dia memperkirakan, putusan perkara Supersemar akan dikeluarkan hakim paling lambat tiga pekan ke depan.

"Minggu depan, sidang sudah masuk tahap kesimpulan. Saya yakin (putusan) tidak akan lama lagi," tandasnya.

Sebagaimana diberitakan, pemerintah melalui Kejaksaan Agung (Kejagung) yang diwakili JPN menggugat Soeharto (tergugat I) dan Yayasan Supersemar (tergugat II) sebesar USD420 juta dan Rp185 miliar serta Rp10 triliun (kerugian imateriil).

Soeharto dan Yayasan Supersemar dituduh telah melakukan perbuatan melawan hukum karena sebagian besar dana yayasan tidak diperuntukkan bagi penerima beasiswa, tetapi disalurkan ke sejumlah perusahaan, kroni-kroni Soeharto.

Perkara ini sudah melalui tahap mediasi atau perdamaian. Namun, upaya yang menelan waktu kurang lebih selama satu bulan itu tidak membuahkan hasil. Pasalnya, kedua pihak bersikeras dengan tawarannya masing-masing.

Belakangan, kuasa hukum Soeharto mengajukan surat kepada Presiden untuk mencabut surat kuasanya kepada Kejagung, tetapi hingga kini Presiden tidak memberikan jawaban.

Seberapa "Buas" Anda di Ranjang?




Konon kepribadian seseorang di atas ranjang dapat tercermin melalui posisi bercinta. Posisi bercinta seringkali direpresentasikan dengan bentuk gerakan binatang (doggy, kelinci, kuda, dan lain-lain). Ternyata tak hanya itu saja, beberapa kebiasaan manusia juga dapat dianalogikan dengan sifat dasar binatang. Namun, androlog dari RSUP Fatmawati dr Nugroho Setiawan MS, SpAnd punya cara pandang berbeda.

Menurutnya, bentuk gerakan binatang tersebut tidak dapat menggambarkan karakter Anda cenderung bersifat lembut, menggoda, atau bahkan ganas. "Pada prinsipnya gerakan-gerakan tersebut hanya salah satu variasi seks. Karena dalam hubungan pasangan suami-istri (pasutri), variasi seks wajar dilakukan agar tidak jenuh, serta meningkatkan sensasi saat bercinta. Selain itu, hubungan seksual yang dilakukan dalam posisi yang selalu sama dapat menimbulkan kebosanan," ujar dr Nugroho.
Menurutnya, hubungan seksual sebaiknya dilakukan dalam posisi yang dapat memberikan rangsangan seksual secara efektif bagi kedua pihak. Karena itu, hubungan seksual tidak harus dilakukan dalam satu posisi saja. Meski demikian, lanjut Nugoroho, hal yang paling tepat dalam melakukan hubungan seksual adalah dengan memberikan kebebasan pada pihak perempuan untuk bergerak karena titik-titik rangsangan itu lebih banyak dimiliki kaum Hawa. "Sementara kalau pada pria, meski tidak bergerak tetap dapat merasakan rangsangan," kata Nugroho.

Masih menurutnya, untuk menciptakan hubungan agar berlangsung harmonis, kepuasan bercinta harus dipelajari dan dikomunikasikan antara pasutri. "Pada prinsipnya, kalau kita ingin melakukan variasi seks itu lebih baik dikomunikasikan terlebih dahulu dengan masing-masing pasangan," imbuhnya.

Ragam variasi seks yang dilakukan dengan eksperimen pada hal-hal baru, memang seringkali terbukti dapat menentukan kualitas hubungan intim. Namun, pengasuh rubrik konsultasi seksual di okezone itu mengingatkan untuk pasangan yang ingin melakukan variasi seks harus melihat pada aturan main ala kamasutra. Karena dalam kamasutra mengatur soal teknik berhubungan, mulai persiapan pra seksual yang dimulai dari foreplay hingga pada kegiatan puncak seksual.

Seks Sehat Penuh Cinta



Salah satunya bentuk ungkapan cinta terhadap pasangan adalah seks. Tapi seks yang bagaimana yang sebaiknya dilakukan oleh pasangan suami istri?

Menurut dr Handrawan Nadesul adalah seks yang sehat dan penuh cinta. Hal ini penting dilakukan mengingat banyak kasus yang dialami para istri yang tak puas seks lantaran suami tidak sabar menunggu sampai istri siap melakukan seks.

"Laki-laki itu cenderung lebih cepat dibanding kesiapan seks wanita. Makanya sering ada gap waktu, yang akhirnya menimbulkan masalah klasik seks dalam perkawinan," kata dr Handrawan di sela-sela acara talkshow di Sun Hope, Jalan Radio Dalam Raya No 2A, Jakarta Selatan, Sabtu (16/2/2008)

Dr Handrawan menjelaskan, semakin cerdas suami mengolah permainan pendahuluan seksnya, semakin lekas istri menjadi siap seks. Dan itu lebih pada soal kualitas mencumbu.

Menurutnya, suami lamban atau gagal membawa istri menjadi siap seks memang bisa memunculkan masalah. Masalah itu bisa bermuara dari ketidaktahuan seks pihak suami, dan kurangnya mengetahui ihwal istrinya mau "diapa-bagaimana-di bagian mana tubuhnya" oleh suami.
"Tanpa komunikasi seksual yang lancar dan terbuka, pihak suami gagal membuahkan seksualitas istri yang berkualitas, apalagi bila hanya mengandalkan seks semata," jelasnya.

Dr Handrawan mengatakan, seks istri memerlukan suasana. Untuk itu suasana perlu dibangun kalau suami mengharapkan seks yang indah. Seks mungkin bisa dimulai di ruang tamu, di beranda, bahkan di dapur. Untuk itu perlu sentuhan, kehangatan, dan suasana yang romantis dibangun.

Selain itu, lanjutnya, suami juga perlu tahu apa yang tidak diharapkan istri dalam hal seks (bau badan, celana dalam kolor, cara yang kasar). Begitu juga suami mungkin terganggu rasa seksnya bila istri tampil seadanya (pakai daster, bau badan, muka bermasker, pakai gulungan rambut).

"Agar tidak saling terganggu, komunikasi seks tidak boleh buntu. Seks yang indah bukan pula berasal dari Mr Pen (kemaluan pria) yang kingsize, melainkan lebih bagaimana suami mampu membangun suasana hati istri untuk bisa memasuki wilayah seksualnya. Bukan terpaksa, namun penuh gairah," paparnya.

Menurut dr Handrawan, ukuran Mr Pen cukuplah 2 inci atau 6 cm, mengingat area paling sensitif pada Ms VG (vagina) hanya sepertiga kedalaman liang Ms VG. Area Ms VG paling peka rangsang itu yang disebut G-Spot.

"Jadi tak perlu memperbesar atau memperpanjang Mr Pen untuk mencapai G-Spot istri. Mr Pen yang pendek pun, asal gesit sudah mampu memanipulasi G-Spot istri," pungkasnya.

NB : Dari Berbagai Sumber

Menuju Kenikmatan Seksual dengan Alat Bantu Seks

BAGI sebagian besar wanita, umumnya enggan melakukan kegiatan seksual dengan alat bantu, mereka pasti memilih melakukannya bersama pasangan. Namun, apabila karena sesuatu hal mereka harus memilih alat bantu seksual, hal itu dapat saja dilakukan.

Menurut Dr Anita Gunawan, MS SpAnd, androlog dari Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta, alat bantu seks dapat digunakan oleh mereka yang memang membutuhkannya. "Kalau dilihat dari kasus suami impoten yang tidak dapat melayani istri, daripada selingkuh atau masturbasi maka syah-syah saja memilih alat bantu seks," ungkap Anita.

Alat bantu kegiatan seksual itu biasa disebut sex toys. Namun, mainan yang satu ini bukan untuk anak-anak di bawah umur. Karena dalam kondisi tertentu bisa dimandatkan untuk mendapatkan kepuasan bersama pasangan. Syaratnya, asal jangan kebablasan.

"Kalau pasangan mengizinkan untuk memakai alat bantu seks, maka tidak masalah untuk digunakan. Karena itu tergantung dari komitmen bersama," ungkap alumni Universitas Airlangga Surabaya itu.
Masih menurut Anita, keberadaan alat bantu seksual memang selalu dikait-kaitkan dengan wanita. Tak berlebihan memang karena dilihat dari ragam bentuk yang umum ditawarkan di pasaran, dapat dipastikan bidikan pemakainya kebanyakan kaum hawa. Meskipun alat-alat bantu berbentuk kelamin pria juga banyak digunakan untuk kaum gay.

Namun, bukan berarti kaum adam tidak membutuhkan alat-alat bantu macam itu. Karena mudah mendapatkan orgasme, kebutuhan pria terhadap alat bantu seks itu menjadi tidak mendesak. Berbeda dengan wanita tertentu yang kadang membutuhkan alat khusus melalui cara yang khusus pula.

Ragam alat bantu seks secara umum dapat dibagi menjadi dua kelompok. Alat yang aktif dan pasif. Di kalangan industri, alat yang aktif disebut vibrator (bergetar) dan yang pasif dinamai dildo (tanpa getar).

Vibrator digerakkan dengan tenaga listrik dan baterai atau aliran listrik rumah. Bentuknya beragam. Untuk perempuan mulai dari replika penis, batangan lonjong, bulat telur atau seperti bentuk hewan tertentu. Dengan getaran lembutnya, alat-alat jenis vibrator biasanya digunakan untuk merangsang bagian-bagian tubuh tertentu sesuai dengan sensitivitas masing-masing pemakainya.

Terutama dildo yang umumnya digunakan dengan cara dimasukkan ke dalam vagina atau anus bisa digunakan sendiri atau dengan bantuan pasangan. Kebanyakan berbentuk replika penis atau bulatan lonjong. Vibrator berbentuk replika penis yang sedang tidak dinyalakan juga dapat digunakan sebagai dildo.

Meski demikian, pria juga mengenal alat bantu seks berbentuk sex dolls (boneka seks). Alat ini dapat berupa boneka utuh seperti dakocan, boneka potongan pinggul wanita, atau bentuk potongan vagina. Bentuknya amat beragam. Bahkan beberapa ada yang dilengkapi fungsi getar untuk menambah sensasi si pemakai yang dikategorikan sebagai vibrator.

"Meski alat bantu seks dapat gunakan oleh pria dan wanita, di Indonesia penggunaan alat bantu seks untuk pria tidak terlalu populer. Karena wanita lebih pasif dalam hal berhubungan seksual," pungkasnya.

Kegemukan Tingkatkan Risiko Kanker



Jangan sampai Anda mengalami obesitas atau kegemukan. Berdasarkan penelitian, obesitas bisa meningkatkan risiko penyakit kanker.

Hasil penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal The Lancet ini menggunakan analisis 141 studi, yang melibatkan 282.000 responden yang mengalami kegemukan. Ukuran kegemukan dalam penelitian itu dengan indikator indeks masa tubuh (body mass index/ BMI), yakni berat badan seseorang dalam kilogram diperbandingkan dengan tinggi badannya. Seseorang dengan BMI 25-29,9 dikategorikan sebagai kelebihan berat badan, sedangkan BMI 30 dan lebih dikategorikan sebagai obesitas.

Para peneliti menemukan bahwa setiap pencapaian BMI sebesar lima poin pada pria meningkatkan risiko kanker tenggorokkan 52 persen, kanker tiroid (terkait dengan kelenjar gondok) sebesar 33 persen, serta kanker usus besar dan ginjal sebesar 24 persen. Di antara wanita, apabila BMI-nya meningkat lima poin maka meningkatkan risiko kanker rahim sebesar 59 persen, kanker hati (59 persen), tenggorokan (51 persen), dan kanker ginjal (9 persen).

Meskipun memiliki persentase kecil, yang perlu diwaspadai adalah peningkatan angka BMI pada pria yang berisiko meningkatkan kanker usus besar, anus, dan kulit. Sementara itu, pada wanita, angka BMI itu akan menyebabkan kanker payudara, pankreas, tiroid, dan usus besar. Selain itu, angka risiko setara pada dua jenis kelamin adalah meningkatnya risiko leukemia, kanker kelenjar getah bening (non-hodgkin), serta kanker tulang sumsum (multiple myeloma).

Sudah sejak lama, obesitas diketahui amat terkait dengan penyakit kardiovaskular dan diabetes. Pada negara industri, fenomena obesitas tersebut sedang menjamur dan mewabah.
Berdasarkan estimasi, angka kematian akibat obesitas di Amerika Serikat (AS) telah melampaui angka kematian akibat merokok sejak 2005 lalu. Namun, hasil penelitian terbaru ini menunjukkan keterkaitan antara tubuh gemuk yang berlebihan dengan penyakit kanker. Berdasar beberapa laporan dari Lembaga Pendanaan Riset Kanker Dunia dan Lembaga Penelitian Kanker Amerika, beberapa waktu lalu, ada keterkaitan antara kanker tenggorokan, usus besar, ginjal, anus, dan payudara di antara wanita pada usia menopause.

Dalam sebuah laporan yang dipaparkan dalam jurnal The Lancet, ahli nutrisi dari Swedia Susanna Laron dan Alicja Wolk dari lembaga Karolinska di Stockholm memperkirakan bahwa kegemukan yang berlebihan bisa mengakibatkan perubahan level insulin, steroid jenis kelamin, dan hormon-hormon lainnya.

"Ini bisa berefek pada munculnya kerusakan sel (apoptosis), sebuah mekanisme yang membuat cacat sebuah sel bahkan menjadi bunuh diri. Sel kanker memiliki kemampuan untuk apoptosis, kemudian berkembang biak tanpa bisa dicegah," jelas Susanna.

Selain itu, akumulasi sel lemak juga bisa berkontribusi secara signifikan pada tumor khusus, seperti kanker hati dan tenggorokan. Sementara itu, hasil penelitian Rumah Sakit Anak Philadelphia AS menemukan bahwa orang dewasa yang kehilangan berat badan juga berisiko kehilangan masa tulangnya. Namun, pada anak-anak remaja, hal itu tidak berlaku.

Berdasarkan penelitian yang dipimpin Dr Nicolas Stettler dan dipublikasikan dalam jurnal kesehatan Obesity ini, anak-anak yang mengalami obesitas kemudian menjalani pengobatan penurunan berat badan, tidak akan berefek pada k0- esehatan tulang mereka. Penelitian itu melibatkan 62 anak-anak obesitas yang secara lengkap mengikuti program penurunan berat badan secara intensif selama satu tahun.

Dengan penyinaran sinar X, ternyata diketahui tidak terjadi perubahan kandungan mineral dalam tulang mereka. Masa tulang mereka masih tetap bertumbuh dan lebih tinggi jika dibandingkan anak-anak yang kurus. "Temuan kami memang sangat mengejutkan. Secara medis, pengobatan obesitas pada anak-anak tidak menyebabkan masalah pada kesehatan tulang," tutur Nicolas.

“Ayat-ayat cinta” Novel Islami karya Habiburrahman El-Shirazy

Ayat-ayat cinta adalah sebuah novel 411 halaman sebuah novel fenomenal yang sudah dilayarkacakan pada tahun 2004 dan filmnya akan diputar diseluruh Indonesia pada tanggal 19 Desember tahun ini. Ditulis oleh seorang novelis muda Indonesia kelahiran 30 September 1976 yang bernama Habiburrahman El-Shirazy. PERAIH PENGHARGAAN THE MOST FAVORITE BOOK 2OO5 " Berbeda selisih 4 suara dengan Harry Potter, akhirnya Ayat-Ayat Cinta terpilih menjadi The Most Favorite Book...". Ia adalah seorang sarjana lulusan Al Azhar University Cairo-Mesir. Founder dan Pengasuh Utama Pesantren Karya dan Wirausaha BASMALAH INDONESIA, yang berkedudukan di Semarang, Jawa Tengah. dikenal secara nasional sebagai dai, novelis dan penyair Beberapa penghargaan bergengsi berhasil diraihnya, antara lain, Pena Award 2005, The Most Favorite Book and Writer 2005 dan IBF Award 2006. dan sekarang sudah kembali untuk tanah air Indonseia tercinta.

Sepintas lalu, novel ini seperti novel-novel Islami kebanyakan yang mencoba menebarkan dakwah melalui sebuah karya seni, namun setelah ditelaah lebih lanjut ternyata novel ini merupakan gabungan dari novel Islami, budaya dan juga novel cinta yang banyak disukai anak muda. Dengan kata lain, novel ini merupakan sarana yang tepat sebagai media penyaluran dakwah kepada siapa saja yang ingin mengetahui lebih banyak tentang Islam, khususnya buat para kawula muda yang kelak akan menjadi penerus bangsa.

Sinopsis “ayat-ayat cinta”

Novel ini bercerita tentang perjalanan cinta dua anak manusia yang berbeda latar belakang budaya; yang satu adalah mahasiswa Indonesia yang sedang studi Universitas Al-Azhar Mesir, dan yang satunya lagi adalah mahasiswi asal Jerman yang kebetulan juga sedang melaksanakan studi di Mesir. Kisah percintaan ini berawal ketika mereka secara tak sengaja bertemu dalam sebuah perdebatan sengit dalam sebuah metro (sejenis trem).

Pada waktu itu, si pemuda yang bernama lengkap Fahri bin Abdullah Shiddiq, sedang dalam perjalanan menuju Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq yang terletak di Shubra El-Kaima, ujung utara kota Cairo, untuk talaqqi (belajar secara face to face pada seorang syaikh) pada Syaikh Utsman Abdul Fattah, seorang Syaikh yang cukup tersohor di seantero Mesir. kepadanya Fahri belajar tentang qiraah Sab'ah (membaca Al-Qur'an dengan riwayat tujuh imam) dan ushul tafsir (ilmu tafsir paling pokok). Hal ini sudah biasa dilakukannya setiap dua kali seminggu, setiap hari Ahad/Minggu dan Rabu. Dia sama sekali tidak pernah melewatkannya walau suhu udara panas menyengat dan badai debu sekalipun. Karena baginya itu merupakan suatu kewajiban karena tidak semua orang bisa belajar pada Syaikh Utsman yang sangat selektif dalam memilih murid dan dia termasuk salah seorang yang beruntung.

Di dalam metro, Fahri tidak mendapatkan tempat untuk duduk, mau tidak mau dia harus berdiri sambil menunggu ada kursi yang kosong. Kemudian ia berkenalan dengan seorang pemuda mesir bernama Ashraf yang juga seorang Muslim. Mereka bercerita tentang banyak hal, termasuk tentang kebencian Ashraf kepada Amerika. Tak berapa lama kemudian, ada tiga orang bule yang berkewarganegaraan Amerika (dua perempuan dan satu laki-laki) naik ke dalam metro. Satu di antara dua perempuan itu adalah seorang nenek yang kelihatannya sudah sangat lelah.

Biasanya orang Mesir akan memberikan tempat duduknya apabila ada wanita yang tidak mendapatkan tempat duduk, namun kali ini tidak. Mungkin karena kebencian mereka yang teramat sangat kepada Amerika. Sampai pada suatu saat, ketika si nenek hendak duduk menggelosor di lantai, ada seorang perempuan bercadar putih bersih yang sebelumnya dipersilahkan Fahri untuk duduk di bangku kosong yang sebenarnya bisa didudukinya, memberikan kursinya untuk nenek tersebut dan meminta maaf atas perlakuan orang-orang Mesir lainnya. Disinilah awal perdebatan itu terjadi.
Orang-orang Mesir yang kebetulan mengerti bahasa Inggris merasa tersinggung dengan ucapan si gadis bercadar. Mereka mengeluarkan berbagai umpatan dan makian kepada sang gadis dan ia pun hanya bisa menangis. Kemudian Fahri berusaha untuk meredakan perdebatan itu dengan menyuruh mereka membaca shalawat Nabi karena biasannya dengan shalawat Nabi, orang Mesir akan luluh kemarahannya dan ternyata berhasil. Lalu ia mencoba menjelaskan pada mereka bahwa yang dilakukan perempuan bercadar itu benar dan umpatan-umpatan itu tidak layak untuk dilontarkan. Namun apa yang terjadi, orang-orang Mesir itu kembali marah dan meminta Fahri untuk tidak ikut campur dan jangan sok alim karena juz Amma saja belum tentu ia hafal.

Kemudian emosi mereka mereda ketika Ashraf yang juga ikut memaki perempuan bercadar itu, mengatakan bahwa Fahri adalah mahasiswa Al-Azhar dan hafal Al-Qur'an dan juga murid dari Syaikh Utsman yang terkenal itu. Lantas orang-orang Mesir itu meminta maaf pada fahri. Fahri kemudian menjelaskan bahwasanya mereka tidak seharusnya bertindak seperti itu karena ajaran Baginda Nabi tidak seperti itu. Lalu ia pun menjelaskan bagaimana seharusnya bersikap kepada tamu apalagi orang asing sesuai dengan yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Mereka pun mengucapkan terima kasih pada fahri karena sudah megingatkan mereka.

Sementara itu, si bule perempuan muda, Alicia, sedang mendengarkan penjelasan tentang apa yang terjadi dari si perempuan bercadar dengan bahasa Inggris yang fasih. Kemudian Alicia berterima kasih dan menyerahkan kartu namanya pada Fahri. Tak berapa lama kemudian metro berhenti dan perempuan bercadar itupun bersiap untuk turun. Sebelum turun ia mengucapkan terima kasih pada Fahri karena sudah menolongnya tadi. Akhirnya mereka pun berkenalan. Dan ternyata si gadis itu bukanlah orang Mesir melainkan gadis asal Jerman yang sedang studi di Mesir. Ia bernama Aisha.

Maria, Gadis Koptik yang Aneh

Di Mesir, Fahri tinggal bersama dengan keempat orang temannya yang juga berasal dari Indonesia, yaitu Saiful, Rudi, Hamdi dan Misbah. Fahri sudah tujuh tahun hidup di Mesir. Mereka tinggal di sebuah apartemen sederhana yang mempunyai dua lantai, di mana lantai dasar menjadi tempat tinggal Fahri dan empat temannya, sedangkan yang lantai atas ditempati oleh sebuah keluarga Kristen Koptik yang sekaligus menjadi tetangga mereka. Keluarga ini terdiri dari Tuan Boutros, Madame Nahed dan dua orang anak mereka-Maria dan Yousef.

Walau keyakinan dan aqidah mereka berbeda, namun antara keluarga Fahri (Fahri dkk) dan keluarga Boutros terjalin hubungan yang sangat baik. Di Mesir, bukanlah suatu keanehan apabila keluarga Kristen koptik dan keluarga Muslim dapat hidup berdampingan dengan damai dalam masyarakat. Keluarga ini sangat akrab dengan Fahri terutama Maria. Maria adalah seorang gadis Mesir yang manis dan baik budi pekertinya. Kendati demikian, Fahri menyebutnya sebagai gadis koptik yang aneh, karena walaupun Maria itu seorang non-muslim ia mampu menghafal dua surat yang ada dalam Al-Qur’an dengan baik yang belum tentu seorang Muslim mampu melakukannya. Ia hafal surat Al-Maidah dan surat Maryam.

Fahri juga baru mengetahuinya ketika mereka secara tak sengaja bertemu di metro. Seluruh anggota keluarga Boutros sangat baik kepada Fahri dkk. Bahkan ketika Fahri jatuh sakit pun keluarga ini jugalah yang membantu membawa ke rumah sakit dan merawatnya selain keempat orang teman Fahri. Apalagi Maria, dia sangat memperhatikan kesehatan Fahri. Keluarga ini juga tidak segan-segan mengajak Fahri dkk untuk makan di restoran berbintang di tepi sungai Nil, kebanggaan kota Mesir, sebagai balasan atas kado yang mereka berikan. Pada waktu itu Madame Nahed berulang-tahun dan malam sebelumnya Fahri dkk memberikan kado untuknya hanya karena ingin menyenangkan hati beliau karena bagi Fahri menyenangkan hati orang lain adalah wajib hukumnya.

Setelah makan malam, tuan dan nyonya Boutros ingin berdansa sejenak. Madame Nahed meminta Fahri untuk mengajak Maria berdansa karena Maria tidak pernah mau di ajak berdansa. Setelah tuan dan nyonya Boutros melangkah ke lantai dansa dan terhanyut dengan alunan musik yang syahdu, Maria pun memberanikan diri mengajak Fahri untuk berdansa, namun Fahri menolaknya dengan alasan Maria bukan mahramnya kemudian menjelaskannya dengan lebih detail. Begitulah Fahri, ia selalu berusaha untuk menjunjung tinggi ajaran agama yang dianutnya dan selalu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Si Muka Dingin Bahadur dan Noura yang Malang


Selain bertetangga dengan keluarga Boutros, Fahri juga mempunyai tetangga lain berkulit hitam yang perangainya berbanding 180 derajat dengan keluarga Boutros. Kepala keluarga ini bernama Bahadur yang terkenal dengan julukan si Muka Dingin karena ia selalu berperangai kasar kepada siapa saja bahkan dengan istrinya madame Syaima dan putri bungsunya Noura. Bahadur dan istrinya mempunyai tiga orang putri, Mona, Suzanna dan Noura.

Mona dan Suzanna berkulit hitam namun tidak halnya dengan Noura, dia berkulit putih dan berambut pirang. Hal inilah yang membuat Noura dimusuhi keluarganya yang pada akhirnya membuat dirinya tercebur kedalam penderitaan yang amat sangat. Bahadur mempunyai watak yang keras dan bicaranya sangat kasar, Nouralah yang selalu menjadi sasaran kemarahannya. Dan kedua orang saudaranya yang juga tidak menyukai Noura mengambil kesempatan ini untuk ikut-ikutan memaki dirinya.

Sampai tibalah pada suatu malam yang tragis di mana Bahadur menyeret Noura ke jalanan dan punggungnya penuh dengan luka cambukan. Hal ini sudah sering terjadi, namun malam itu yang terparah. Tak ada satu orang pun yang berani menolong. Selain hari sudah larut, Bahadur juga dikenal amat kejam. Akhirnya, karena sudah tak tahan lagi melihat penderitaan Noura, Fahri pun meminta bantuan Maria melalui sms untuk menolong Noura. Awalnya Maria menolak karena tidak mau keluarganya terlibat dengan keluarga Bahadur. Namun setelah Fahri memohon agar Maria mau menolongnya demi kecintaan Maria terhadap Al-Masih, Maria akhirnya luluh juga. Jadilah malam itu Noura menginap di rumah keluarga Boutros. Malam ini jualah yang akhirnya mengantarkan Fahri ke dalam penderitaan yang amat sangat dan juga membuatnya hampir kehilangan kesempatan untuk hidup di dunia fana ini.

Ayat-ayat cinta, picisan?

Jika bedah lebih jauh novel ini sebagai masukan bagi penulis, aoa sebegitu perfect-kah tokoh utama yang bernama fahri ini? Sehingga, ada empat perempuan yang mabuk asmara terhadap tokoh tersebut. Pada saat pertame membaca novel tersebut, ada empat tokoh wanita muda yang muncul, wanita manakah yang kemudian jatuh hati kepada tokoh utama. Ternyata semuanya. Apakah tidak berlebihan, begitu mudahkah wanita jatuh cinta? Seperti di Film seri ”The Return of Condor Heroes” di TV7. semua wanita jatuh hati pada tokoh utama, pendekar Yoko. Terlalu menggelikan apabila di telaah lebih jauh.

Bahasa-bahasa yang ditampilkan dalam novel tersebut kalau dilihat agak terlalu vulgar baik bahasa cinta, puisi, diari. Misalnya: “Saya mencium bibirnya” atau “tentara itu memainkan kemaluan saya” terkesan vulgar untuk sebuah novel islami. Dalam novel ini juga diceritakan bagaimana tokoh fahri saat ta’aruf dengan calon istrinya. Ia langsung jatuh cinta melihat jasad wanita tersebut, yang pahatannya sempurna, putih tinggi. Apa tidak terkesan seorang ikhwan terlalu melihat bentuk jasad wanita menjadi patokan baginya, kenapa tidak ditulis ia jatuh hati karena hafal Al-Qur’an, akhlaknya baik dan pengetahuan agamanya cukup mumpuni. Atau saat si fahri bimbang dengan dua pilihan bukannya memohon kepada Allah malah ia menjatuhkan pilihan gara-gara melihat wajah calon istrinya tersebut.

Kita dapat menyimpulkan bahwa seorang laki-laki hanya melihat bentuk fisik saja. Bahkan sang tokoh utama yang agama bagus berpikir demikian kurang fokus alur ceritanya bukan? Dalam novel ini juga selalu (diulang-ulang) pula tinggi istri tidak jauh berbeda dengan tokoh fahri. Untuk apa?

Di novel ini dijelaskan sampai tiga wanita yang meminta fahri untuk dinikahkan. Digambarkan pula fahri yang menyesalkan salah satu tokoh wanita tidak mempercepat untuk meminta dirinya. Yang saya tanyakan kenapa tidak fahri saja yang minta duluan? Padahal jelas-jelas digambarkan bahwa fahri juga mempunyai kecenderungan terhadap wanita itu. Hal tersebut terkesan mengada-ada. Tiba-tiba mendapat istri kaya. Yang kekayaannya disamakan dengan Donald trump, apakah ending cerita harus selalu begitu? Jadi, apa yang membedakan novel ini dengan novel-novel picisan lainnya?

Terkadang harus kita fahami, novel, cerpen, roman dan lain sebagainya terlalu banyak menjual mimpi-mimpi laksananya sinetron, kita hidup dalam duniawi realita dan harus Struggle dan saat menjalani proses itulah. Banyak ibrah yang bisa diambil yaitu dari keseharian manusia maupun ayat-ayat tuhan yang tidak tertulis yang beertebaran di bumi dan angkasa raya. Bisa dipastikan, novel atau cerpen selalu ending-nya dapat suami tampan seperti Tora Sudiro, Tom Cruise atau Leonardo Dicaprio. Dapat istri seperti Dian Sartro Wardoyo, Luna Maya, Dewi Persik atau Madona. Kemudian apa selalu begitu End of Story? Tapi semua berpulang kepada khalayak mungkin banyak para pembaca berpikir dari segi positifnya saja atau sebaliknya, tanpa memikirkan/melihat lebih jauh dari sisi negatif karena tidak berani mengkoreksi/mengomentari apa yang dibacanya apa bahan bacaan seperti novel, cerpen, roman dan lain sebagainya itu hanya sebagai penggembira saja.

Kesimpulan

Pertama,

Novel ayat-ayat cinta ini, sebuah novel yang cukup baik. sekiranya para remaja kita dapat membaca dan menghayati dan mengambil iktibar dari kisah tersebut, terutama perkara yang menyangkut paut tentang cinta. Ini kerana pada hari ini, antara punca kerusakan yang berlaku di kalangan remaja kita adalah yang berkaitan dengan cinta. Semoga dengan pembacaan terhadap novel ini, kita akan menjadi lebih mengerti tentang apakah dia cinta yang sebenar, cinta yang hakiki......

Kedua,
Novel Ayat-Ayat Cinta dalam etika dan estetikanya, dapat mamperkaya khasanah pengetahuan dan membuat angan kita melayang-layang ke negeri seribu menara dan merasakan ‘pelangi’ akhlak yang menghiasi pesona-pesonanya. Sungguh sebuah cerita yang layak dibaca dan disosialisikan pada para pemburu bacaan popular yang sudah tidak mengindahkan akhlak sebagai menu utamanya, agar dunia bacaan kita terhiasi karya-karya yang ‘membangun’. Kadangkala ia mengundang airmata tetapi akhirnya tetap ilmu yang berguna. Kadangkala ia membuatkan hati kita tergoda, tetapi nafasnya tetaplah ajakan untuk agama yang mulia. Ayat-Ayat Cinta adalah novel yang sangat bagus dan lengkap kandungannya. Ini bukan hanya novel sastra dan novel cinta, tapi juga novel politik, novel budaya, novel religi, novel fiqh, novel etika, novel bahasa dan novel dakwah. Sangat bagus untuk dibaca oleh siapa saja.”

Ketiga.
Jika Naguib Mahfuz menulis Mesir dari pandangan orang Mesir, maka Mesir kali ini ditulis dalam pandangan orang Indonesia. Novel ini ditulis oleh orang Indonesia yang paham betui seluk-beluk negeri itu, hingga ke detail-detail yang paling kecil. la hidup, berbaur dan berinteraksi dalam kehidupan sehari-hari; lalu menyerap spirit dan pengetahuan darinya, dan dituangkan dengan sepenuh hati dalam bentuk novel kaya. Ditulis dengan bahasa yang lancar, dengan tokoh-tokoh yang 'hidup' dan berkelebatan

Keempat
Salut buat sang Novelis yaitu Habiburrahman El-Shirazy dan patut angkat topi. Di antaranya yaitu penggambaran latar belakang novel ini yang menggambarkan kota Mesir. Meski hanya membaca, kita dapat mengenal geografi Kota Mesir, Penulis novel ini berhasil menggambarkan latar (setting) sosial-budaya Timur Tengah dengan sangat hidup tanpa harus memakai istilah-istilah Arab. Bahasanya yang mengalir, karakterisasi tokoh-tokohnya yang begitu kuat dan gambaran latarnya yang begitu hidup, membuat kisah dalam novel ini terasa benar-benar terjadi. Ini contoh novel karya penulis muda yang sangat bagus! bahkan dari gaya bahasa, budaya dan gaya hidup penduduk pribuminya. Padahal penulisnya asli orang Indonesia dan beberapa tausiah dan dakwah dikemas cukup apik dalam bentuk cerita tanpa maksud menggurui sedikitpun.

Kelima,

Untuk semua Muslimin dan Muslimat sejati yang ingin menjiwai agama sama ada yang sedang mencari cinta, tengah hangat atau ingin cinta yang hilang kembali bertaut (pastinya cinta murni karena Allah dan berlandaskan syari’at) naskah novel Ayat-Ayat Cinta ini dan hayatilah ia. Terus terang, kisah dilema cinta Fahri vs Aisya, Nurul, Maria dan Noura yang berlatarbelakangkan suasana Mesir-Indonesia akan membuatkan pembaca terbangun, tertegun dan tertuntun ke arah menginginkan bahagia dan meningkatkan azam untuk menjadikan cinta anda benar-benar selaras dengan ajaran Islam yang syumul. Ayat-Ayat Cinta mengajar kita bagaimana kita boleh mencintai Allah dan Rasulullah SAW sepenuh hati serta sekaligus membantu kita mencari pengisian bagaimana kita bisa menjadi Muslim dan Muslimah yang sebenar di dalam agama yang indah ini. Bacalah... Dan saksikan filmnya sebagaimana diri, anda pasti akan jatuh cinta!!!

Oleh : Mhd Darwinsyah Purba, S.Sos

Ratusan Telepon Rumah di Surabaya Putus

Sekira 269 satuan telepon rumah di Surabaya, Jawa Timur, berawalan 53 dan 54 putus tidak bisa digunakan.

Putusnya telepon rumah ini karena kabel primer yang berada di depan Hotel Tanjung Jalan Panglima Sudirman tergaruk bekho yang sedang membangun gorong-gorong saluran air.

"Padahal pekerja sudah diingatkan loh kalau di sana ada kabel primer," kata Communication Manager Telkom Divre Jatim, Djadi Soegiarto, Sabtu (16/2/2008).

Tapi ternyata peringatan itu terabaikan, dan akhirnya kabel tergaruk juga. Akibatnya, diperkirakan telepon baru dapat berfungsi normal hari Minggu 17 Februari.

Bali Dibom Preman, Dua Cedera

Suasana Jalan Kebo Iwa Selatan-Gatot Subroto Barat, Kota Denpasar, Bali, mendadak heboh setelah bom rakitan diduga ekses dari pertikaian dua kelompok preman meledak mengakibatkan dua orang cedera.

Dari lokasi, Sabtu (16/2) dini hari dilaporkan, ledakan diduga dari sejenis bom rakitan itu terjadi di depan sebuah bengkel, hanya sekitar 200 meter dari simpang empat Gatsu-Kebo Iwa arah Markas Poltabes Denpasar.

Menurut sejumlah keterangan di lokasi, ledakan terjadi mendekati Jumat tengah malam sekitar pukul 23.00 Wita dan segera mengundang kehadiran banyak polisi yang langsung melakukan pengamanan dengan memasang police line dan olah TKP. Ledakan diduga dari benda yang dilempar itu dilaporkan mengenai sebuah mobil jenis jeep dengan nomor polisi DK 833 BO yang sedang melintas, hingga kaca-kacanya pecah, selain banyak berlobang.

Kejadian kedua setelah ledakan di garasi perusahaan travel di Jalan Gatsu IV Denpasar itu, meninggalkan bekas lubang di lantai semen depan bengkel sedalam enam sentimeter dengan diameter 8,6 sentimeter. Kapolda Bali Irjen Pol Paulus Purwoko yang berada di lokasi bersama Kapoltabes Denpasar Kombes Pol Yovianes Mahar, menduga ledakan tersebut bersumber dari sejenis bom rakitan seperti yang terjadi di Gatsu IV beberapa waktu lalu.

Polisi masih melakukan olah TKP dan penyelidikan lebih lanjut guna mengetahui pelaku dan motifnya. Kapolda belum bisa menjelaskan mengenai hal tersebut. Korban diduga pengemudi dan penumpang mobil yang terkena ledakan.
Perang Preman
Sementara informasi diperoleh, ada dugaan aksi peledakan “bom rakitan” yang muncul di Jalan Kebo Iwa Selatan-Gatot Subroto Barat, Kota Denpasar, Bali, sebagai buntut dari “perang” antarkelompok preman. Dugaan tersebut dikaitkan dengan kasus pembunuhan di Deje Musik di Kuta belum lama ini, yang menewaskan dua “security” setempat juga anggota sebuah organisasi kemasyarakatan.

Petugas pada Satreskrim Poltabes Denpasar, Sabtu mengatakan, tidak hanya di Kuta, korban IB Anom Wijaya ,35, yang tewas dibantai sekelompok orang tak dikenal di Jalan Cokroaminoto, kawasan Terminal Ubung Denpasar pun, diketahui anggota sebuah organisasi tertentu.

Menurut polisi, beberapa organisasi kemasyarakatan tersebut selama ini dikenal sebagai wadah untuk menghimpun para preman atau “security” berbadan kekar. Namun demikian, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol AS Reniban mengaku kalau pihaknya belum melihat sejauh itu. “Kita tidak mempermasalahkan apakah mereka preman atau bukan, yang jelas kami hanya melakukan penanganan terhadap suatu bentuk tindak pidana,” katanya.

Dikatakan, baik yang muncul di Deje Kafe Kuta maupun di Cokroaminoto dan kini kasus peledakan di Kebo Iwa Selatan, diduga kuat adalah suatu perbuatan pidana. “Karena perbuatan pidana, kami mencari para pelakunya dengan tanpa mempedulikan apakah mereka preman atau bukan,” katanya.

Sejauh ini, kata dia, pihaknya telah berhasil meringkus empat tersangka pelaku umtuk yang di Kuta, sementara pembunuhan di Cokroaminoto dan peledakan di Kebo Iwa Selatan, masih dalam upaya penyelidikan.Kasus peledakan di Gang VII Jalan Gatot Subroto I Denpasar pun, masih dalam penyelidikan polisi.


Bantah
Reniban juga membantah kabar yang menyebutkan bahwa dalam kasus peledakan “bom rakitan” di Jalan Kebo Iwa Selatan-Gatot Subroto Barat, Kota Denpasar, dibarengi dengan aksi tembak-menembak.“Tidak ada bekas letusan senjata api di Jalan Kebo Iwa Selatan. Ini dibuktikan dengan tidak ditemukannya satu butir pun proyektil dan selongsong peluru senjata api di tempat kejadian,” kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol AS Reniban, di Denpasar, Sabtu.

Ditemui di lokasi peledakan, Kabid Humas menyebutkan, kalau saja dalam aksi peledakan itu dibarengi dengan berondongan senjata api, tentu di tempat kejadian akan ditemukan sisa selongsong atau bahkan proyektil peluru yang menempel di suatu tempat. “Demikian juga pada mobil Daihatsu Taft DK 833 BO yang penuh lubang, tidak ditemukan sebutir pun proyektil peluru senjata api,” katanya.

Sabtu, 16 Februari 2008

Refleksi Pembangunan Kota Medan Pasca 2000, Tempat Nyaman Kehidupan Beragama

KOTA Medan pasca tahun 2000 ditandai dengan semakin intensifnya pembangunan di sektor agama dan keberagamaan. Kota ini menjadi tempat yang sangat nyaman bagi umat beragama. Berbagai sendi keberagamaan diperhatikan secara serius untuk menumbuhkan rasa saling percaya, saling memahami dan saling toleransi yang tinggi. Faktor yang dominan menciptakan hal ini tidak lain adalah kepemimpinan di kota Medan—merupakan faktor perekat dari berbagai perbedaan yang ada. Perhatian pada satu bagian akan selalu dibarengi pada perhatian pada bagian yang lain. Pembangunan pada satu bagian akan berdampak positif dan menimbulkan sinergi pada bagian yang lain.

Maka jadilah kota Medan semakin relijius dan semakin matang dalam menyikapi perbedaan. Medan sebagai barometer Sumatera Utara telah memberikan contoh teladan yang baik bagi daerah kabupaten/kota yang lain dalam hal menjaga keseimbangan keberagamaan. Satu hal yang perlu digarisbawahi lagi bahwa pembangunan di satu bagian akan berdampak positif pada bagian yang lain, bahkan bersinergi. Contoh yang paling nyata adalah pelaksanaan zikir akbar di setiap malam pergantian tahun. Sebelumnya kegiatan hura-hura yang cenderung merugikan yang membawa hal negatif bisa tereduksi dengan kegiatan zikir ini.

Berbagai kepentingan publik akan semakin terjaga. Hingar bingar malam pergantian tahun berganti kesyahduan yang semakin mendekatkan diri masyarakat kota Medan kepada sang khalik. Tidak hanya zikir akbar di malam tahun baruan saja. Prinsip kebijakan kepemimpinan kota Medan pasca tahun 2000 adalah mengganti berbagai karakter negatif yang selama ini ada, menjadi karakter positif yang memberi manfaat kepada siapa saja yang berdomisili di kota Medan.

Ada semacam semangat kolektif untuk menjadikan agama sebaga fokus perhatian utama, atau dasar pertimbangan utama dalam setiap hal yang dilakukan. Bahkan orang yang tengah melakukan suatu kegiatan yang dilarang agama sekalipun akan 'berbisik-bisik' untuk mempertimbangkan larangan agama yang mereka langgar. Semangat inilah yang menjadi mainstream (arus utama) kehidupan keberagamaan di kota Medan pasca tahun 2000.
Semakin kentara terasa ketika bulan Ramadhan tiba. Ramadhan Fair juga digagas pasca tahun 2000. Ini juga merupakan cerminan dari pola kehidupan yang berfokus pada pertimbangan keagamaan. Ramadhan Fair jadi seperti icon pembangunan keberagamaan di kota Medan.
Kepemimpinan kota Medan pasca tahun 2000 juga menjadikan para ulama sebagai orang-orang yang perlu dihargai. Karena ulama adalah orang yang memiliki kelebihan dan merupakan penjaga akidah umat sebagai pengganti nabi. Maka kesan yang selama ini melekat pada diri ulama sebagai orang yang terbelakang secara ekonomi telah berganti pasca tahun 2000. Ulama juga semakin memiliki peran dalam pemberdayaan umat. Bukan hanya diperlukan ketika terjadi 'ancaman akidah' saja.

Pembangunan keberagamaan ini dilakukan sehingga semakin menimbulkan kesefahaman umat akan hal ini. Baik kegiatan agama Islam, Kristen, Hindu dan Budha, masing-masing punya proporsi sendiri. Berbagai keberhasilan yang dicapai Medan dalam pembangunan bidang keberagamaan ini menjadi pilot-project atau percontohan bagi daerah-daerah lain. Ramadhan Fair kini juga diadopsi beberapa daerah lain. Zikir akbar khas Medan, yang mensinergikan pemerintah kota dengan berbagai elemen umat Muslim juga jadi percontohan di daerah lain.

Sebagai warga kota Medan sudah sewajarnya berbangga dengan kondisi ini. Kita bahkan merindukan 'belaian' kepemimpinan yang menyayangi rakyatnya. Berbagai kebijakan pemerintah kota yang mendorong kematang keberagamaan umat inilah yang membuat Walikota Medan H. Abdillah, Ak, MBA disayang pemuka agama dan rakyatnya.

Nabi Adam: Pemimpin Yang Berani Mengakui Kesalahan

Keduanya berkata: "Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi”. (Q.S. al-A’raf ayat 23).

Berani mengakui kesalahan adalah salah satu karakteristik yang paling menonjol dalam kepemimpinan Nabi Adam. Pengakuan ini tercermin dari ungkapannya kepada Allah "kami telah menzalimi diri kami” ketika terjadi pelanggaran terhadap ketentuan yang dilakukan oleh Allah yaitu untuk tidak mendekati sebatang pohon. Untuk ukuran zaman sekarang, pengakuan yang seperti ini sangat langka dijumpai di kalangan para pemimpin. Bahkan yang terjadi adalah sebaliknya yaitu berupaya menutupnutupi kesalahan dimaksud. Kemudian pengakuan ini baru muncul ketika yang bersangkutan sudah tidak dapat mengelak dari buktibukti yang dikemukakan.

Cara pengakuan yang dilakukan oleh Nabi Adam mutlak didasari oleh nilainilai keikhlasan, karena Nabi Adam pada waktu itu tidak berupaya untuk menghilangkan alat-alat bukti. Dan adapun pengakuan dari sebagian pemimpin untuk saat ini lantaran tidak dapat mengelak dari buktibukti yang dituduhkan, dan oleh karena itu, pengakuan mereka diduga didasari oleh nilainilai keterpaksaan. Ada hal yang sangat menarik dari kepemimpinan Nabi Adam dimana kondisi yang dihadapinya tidak jauh berbeda dengan kondisi perpolitikan yang ada sekarang ini seperti kebebasan memberikan pendapat, koalisi dan oposisi. Bila pada masa sekarang dijumpai istilahistilah tersebut maka pada masa Nabi Adampun format yang seperti ini sudah pernah dijumpai.

Contohcontoh dari format di atas ialah para malaikat yang memberikan kritikan kepada Nabi Adam adalah cerminan dari kebebasan berpendapat. Adapun kemudian mereka berkoalisi dengan Nabi Adam karena logisnya argumentasi yang dikemukakan oleh Allah sehingga mereka tidak mampu membantahnya. Selain itu koalisi yang dibangun oleh malaikat ini adalah koalisi yang didasarkan kepada idealis bukan didasarkan kepada kepentingan. Adapun Iblis, secara terus terang mengambil sikap oposisi dan inipun dibiarkan karena sikap yang seperti ini adalah haknya Iblis. Akan tetapi Allah menilai bahwa sikap yang diambil oleh Iblis ini adalah salah, karena oposisi yang dibangunnya adalah oposisi yang tidak sehat. Selain argumentasinya tidak logis juga motif oposisinya adalah untuk membunuh karakter Nabi Adam. Sekiranya oposisi Iblis ini hanya sekadar untuk penyeimbang, maka kuat dugaan bahwa langkah oposisi yang diambilnya tidaklah termasuk sesuatu yang dilarang.

Liku-liku Kepemimpinan Nabi Adam

Nabi Adam sekalipun sudah direncankan oleh Allah untuk menjadi khalifah di muka bumi, namun bukan berarti bahwa jabatan ini langsung saja diserahkan kepada Nabi Adam. Sebelum Nabi Adam mendapatkan jabatan khalifah, maka terlebih dahulu diadakan semacam fit and proper test yaitu tes kelayakan apakah Nabi Adam adalah sosok yang tepat untuk memangku jabatan dimaksud atau tidak.

Sebelum menghadapi fit and proper test ini, maka Nabi Adam terlebih dahulu dibekali dengan seperangkat ilmu pengetahuan sehingga hampir tidak ada yang tidak diketahuinya. Hasil "rekaman” Nabi Adam terhadap ilmuilmu ini ditandingkan kembali dengan malaikat, dan ternyata Nabi Adam berhasil melewati tes dimaksud. Hal yang paling menakjubkan dari kejadian ini adalah bahwa Nabi Adam dapat mengalahkan reputasi malaikat sehingga membuat mereka "angkat tangan” kepada Nabi Adam. Keberhasilan Nabi Adam ini diangkat Allah kepermukaan dengan menyuruh para malaikat untuk "sujud” kepadanya. Demikian cara Allah untuk mempublikasikan Nabi Adam supaya jabatan yang akan diserahkan tidak mengundang protes dari malaikat. Sebagaimana diceritakan, bahwa malaikat pernah melakukan protes tentang kelayakan Nabi Adam untuk diangkat memangku jabatan khalifah.
Para malaikat melakukan "sujud” kepada Nabi Adam kecuali Iblis dengan alasan bahwa dirinya jauh lebih baik dan terhormat bila dibanding dengan Adam, karena Adam diciptakan dari tanah sementara dirinya diciptakan dari api. Alasan Iblis ini ditolak oleh Allah karena faktor asal kejadian tidak ada relevansinya dengan jabatan khalifah. Dengan kata lain, faktor keberhasilan dalam memimpin tidak ada kaitannya dengan asal kejadian karena faktor ini hanya bersifat kebetulan dan pengaruhnyapun nihil. Dalam tataran ini Allah hanya ingin menunjukkan bahwa kemimpinan yang baik adalah kepemimpinan yang dilandasi oleh pengetahuan bukan karena faktor asal kejadian. Sekalipun Nabi Adam telah lulus secara total dalam menghadapi fit and proper test, namun jabatan khalifah belum juga langsung diberikan kepadanya. Dalam beberapa masa, Nabi Adam "dikarantinakan” terlebih dahulu di dalam "surga” sebagai training terakhir. Dalam masa training ini ada satu hal yang tidak boleh dilakukan Nabi Adam yaitu mendekati pohon "khuldi” (istilah halus al-Qur`an dalam mengungkapkan hubungan seksual).

Pantangan dalam training terakhir ini gagal dipertahankan oleh Nabi Adam akibat termakan bujuk rayu Iblis. Padahal, jauh hari sebelumnya sudah diberitahukan kepada Nabi Adam bahwa Iblis adalah musuh bebuyutannya, dan sekaligus juga sebagai rivalnya. Akibat dari pelanggaran ini, maka Nabi Adam dituduh oleh Allah sebagai makhluk yang durhaka dan sesat. Menyadari akan kekeliruannya ini, maka Nabi Adam mebari menyatakan bahwa dia dan isterinya telah menzalimi diri mereka sendiri. Pengakuan ini menunjukkan bahwa Nabi Adam adalah seorang gentleman yang berani mengakui kesalahankesalahan yang dilakukannya. Kesalahan yang dilakukan oleh Nabi Adam dianggapnya sebagai tindakan kezaliman, meskipun kezaliman yang dia lakukan hanyalah untuk dirinya sendiri tanpa mengorbankan orang lain. Oleh karena itu, tingkat menzalimi diri sendiripun Allah sudah murka terlebih lagi jika kezaliman yang dilakukan dapat mengorbankan orang lain.

Adapun pelajaran yang paling berharga dari kepemimpinan Nabi Adam ini ialah keberaniannya mengakui kesalahan tanpa membabitkan (melibatkan) pihak-pihak lain. Pengakuan Nabi Adam ini menunjukkan bahwa dia sangat koperatif dan siap menerima segala konsekwensi dari kesalahan yang dilakukannya. Keberanian untuk mengakui kesalahan seperti yang dilakukan oleh Nabi Adam adalah yang paling langka bagi para pemimpin saat ini. Nabi Adam ini ialah sifatnya yang tidak sombong dan sangat merendahkan diri. Padahal kelemahan yang dimilikinya hanya sekelumit bila dibanding dengan kelebihan yang dimilikinya. Akan tetapi sebagai pemimpin yang benar-benar bertanggung jawab, maka Nabi Adam sama sekali tidak pernah menunjukkan kelebihannya di hadapan Allah bahkan yang diungkapkannya adalah kelemahan dirinya sehingga terperangkap untuk melakukan kesalahan.

Penutup

Melihat karakteristik kepemimpinan Nabi Adam di atas maka sangat wajar jika malaikat tidak pernah menarik dukungan mereka kepada Nabi Adam dan bahkan mereka tetap setia untuk berkoalisi dengannya. Oleh karena itu, jika terdapat sosok calon pemimpin yang memiliki karakteristik yang hampir sama dengan Nabi Adam maka wajib untuk dipilih dan diikuti, dan orang-orang yang tidak mau memilihnya berarti telah berkoalisi pula dengan Iblis.

Nasib Ayam Kinantan Tergantung Pengurus Plus 40 Klub Anggota

Rencana pertemuan pengurus PSMS Medan dengan perwakilan 40 klub anggota dipastikan akan menentukan nasib Ayam Kinantan dalam persiapan mengikuti kompetisi Liga Indonesia (LI) 2008.

Pertemuan akan dilakukan dalam waktu dekat ini, setelah para pengurus bertemu dengan Ketua Umum Drs H Abdillah Ak MBA dan Ketua Harian DR Drs H Ralim MM di Jakarta pekan ini.

Disebutkan, program pembentukan tim yang sudah dirancang sebelumnya oleh manajemen dengan pengurus, tidak bisa berjalan karena munculnya larangan Ayam Kinantan tidak bisa lagi menggunakan dana APBD Kota Medan.

"Saya masih akan menunggu hasil pertemuan dengan orang nomor satu dan kedua di kepengurusan PSMS itu termasuk dialog klub. Kalau hasilnya kondusif, tentu rencana yang sudah disusun bisa dijalankan, kalau gagal diperkirakan kelanjutannya tidak bisa lagi dipertahankan," kata seorang pengurus PSMS.

Di samping itu, mengenai kesediaan tokoh masyarakat Sumut bersama pengusaha nasional di Jakarta seperti DR Ir Benny Pasaribu Mec, Ketua Komisi III DPR-RI Trimedia Panjaitan dan Tommy Winata menyiapkan dana guna keperluan PSMS juga akan dibicarakan dengan Ketua Umum dan Ketua Harian.
"Ungkapan Benny Pasaribu yang siap menyelamatkan PSMS merupakan solusi yang harus didukung," lanjutnya.

Selain membantu proses pembentukan tim, konflik yang terjadi setelah adanya tuntutan pemain terhadap gajinya yang tertinggal satu minggu, dapat teratasi serta akan bisa pula meminang calon investor untuk mendanai PSMS.

"Pak Benny sudah melakukan pembicaraan dengan calon investor PSMS dan tinggal selangkah menuju kata sepakat," ujar orang dekat calon Wagubsu pasangan Tri Tamtomo itu di Pilkada Gubsu nanti.
Pengurus juga telah membahas adanya rencana pembentukan PT (Perseroan Terbatas) sebagai badan hukum PSMS, menjadi prioritas utama. Dengan PT, PSMS bisa menggaet calon pemodal untuk mendanai klub setelah tidak lagi mendapat dukungan dana APBD.

"Pembentukan PT bukan berarti menjual PSMS. Sebagian klub anggota masih ada yang beranggapan seperti itu dan itu keliru. Ini semua dilakukan guna perbaikan PSMS ke depan," tegas seorang pengurus PSMS pula.

Rencana ini didukung anggota DPRD Medan yang juga merupakan pengurus PSMS, H Sabar Sitepu dan Drs Hendra DS. Keduanya secara pribadi mengatakan dukungannya atas rencana tersebut demi pembenahan PSMS.

"Tujuannya sama, yakni demi menyelamatkan PSMS. Kami juga ingin PSMS ke depan bisa lebih baik," tegas Sabar dan Hendra DS.

Mantan pemain PSMS Drs Benny Tomasoa berharap semua pihak memberi kesempatan dan dukungan pembenahan di skuad PSMS. "Beri dukungan moril dan kesempatan kepada mereka. Konflik yang tidak kunjung selesai, justru merugikan klub kebanggaan kita ini," katanya.

PSMS Masih Terbaik Di Mata Remaja


Prestasi gemilang PSMS yang berhasil mencapai babak final sangat dihargai dan disambut suka cita oleh para fans PSMS yang tergabung dalam Kampak FC atau Kesatuan Anak Medan Pecinta Ayam Kinantan Fans Club, selalu mendukung penampilan Si Ayam Kinantan setiap pertandingan.

Bentuk dukungannya pun beragam. Mulai dari menonton pertandingan PSMS kalo maen di Stadion Teladan atau menggelar nonton bareng kalo tim kesayangannya main di kandang lawan bahkan sampe mengirim anggota Kampak FC untuk memberikan dukungan langsung di kota tempat PSMS bertanding.
Menurut Koordinator Wilayah Kampak SMAN 12 Medan, M. Yusuf, sebagai anggota sekaligus pengurus Kampak sangat senang dengan prestasi PSMS mencapai babak final. Namun juga rasa sedih nggak bisa dipungkiri karena ternyata PSMS nggak berhasil menduduki posisi pertama Liga Djarum 2007 ini.

Namun secara pribadi, Yusuf mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pelatih yang berhasil membawa timnya ke final. "Bagaimanapun juga, seharusnya warga Medan tetap dukung PSMS karena tanpa suport masyarakat Medan, PSMS nggak bakal hidup," katanya.

Kampak, sebagai organisasi tempat berkumpulnya para penggemar PSMS, tetep mendukung PSMS di berbagai kondisi dan mensuport tiap pertandingan yang disaksikan secara langsung ataupun tidak. Dengan segala atribut dan yel-yelnya, Kampak siap memberi semangat bahkan nyanyian-nyanyian yang selalu diteriakkan dengan lantang.

Kamis, 14 Februari 2008

Kartun Nabi Muhammad Dicetak Lagi

Surat kabar ternama di Denmark kembali mencetak ulang karikatur Nabi Muhammad, yang dua tahun lalu sempat memicu kemarahan Muslim dunia.

Surat kabar itu menyatakan ingin menunjukkan komitmen mereka atas kebebasan berbicara, setelah Selasa kemarin menahan tiga orang yang dituduh sebagai perencana pembunuhan penggambar kartun itu.

Gambar kontroversial itu menunjukkan Nabi Muhammad mengenakan sorban yang berbentuk bom dengan sumbu yang menyala.

Gambar yang dibuat Kurt Westergaard dan 11 kartun yang menggambarkan Nabi Muhammad itu sangat membuat marah umat Islam di seluruh dunia dua tahun lalu, ketika mereka muncul di sejumlah surat kabar di negara-negara Barat.
Seperti diketahui, hukum Islam melarang segala penggambaran Nabi Muhammad.

Harian Jyllands-Posten, yang pertama kali menerbitkan 12 gambar itu pada 30 September 2005, kembali mencetak itu pada edisi hari ini, Rabu (12/2/2008). Harian Politiken dan Berlingske Tidende juga mencetaknya.

"Kami melakukan ini sebagai dukungan kebebasan berbicara yang akan kami pertahankan sebagai sebuah surat kabar," ujar Berlingske Tidende yang berbasis di Copenhagen.

Bahkan, tabloid Ekstra Bladet mencetak ulang seluruh 12 gambar itu.

Sedikitnya tiga harian di Eropa, yaitu di Swedia, Belanda, dan Spanyol, juga mencetak gambar itu sebagai kover penangkapan terhadap tiga orang tersebut.

Keputusan dari surat kabar di Denmark itu merespons penangkapan dua warga Tunisia dan seorang warga Denmark keturunan Maroko yang merencanakan pembunuhan Westergaard.

"Warga Denmark itu dibebaskan setelah diinterogasi," ujar Henning Lyngsbo, kuasa hukumnya. "Dia tidak tahu tentang kasus itu," ujar Lyngsbo kepada Associated Press.

Kepala badan intelijen Jakob Scharf telah mengatakan pria itu dapat dibebaskan, namun masih dapat dikenai tuduhan melanggar hukum teror Denmark. Sedangkan dua warga Tunisia akan dikeluarkan dari Denmark, karena dianggap mengancam keamanan nasional.

Pemimpin Muslim Denmark menyesalkan rencana pembunuhan itu. Dia juga menyesalkan pencetakan kembali gambar Westergaard itu.

Protes massal terjadi di seluruh dunia pada awal 2006, setelah publikasi 12 kartun itu. Bahkan, bendera Denmark dibakar di mana-mana, sebagai bentuk ungkapan kemarahan, seperti di Iran, Syiria, Lebanon, dan Indonesia. Bahkan, Berita Terkait
Islamophobia Meningkat di Belanda
produk Denmark di sejumlah negara Muslim diboikot.

Rabu, 13 Februari 2008

Jangan Salah Taruh Sperma

Pernahkah anda mendengar nama sebuah kitab "NITI MANI" yang kalau diterjemahbebaskan menata sperma sampai pada tempat yang tepat??? Kalau saya jujur belom pernah membaca. Konon kitab tersebut hanya menjadi pegangan para raja di jawa, jogja dan solo. Saking rahasianya tidak semua orang bisa mengaksesnya. Konon pula itu merupakan rahasia mengapa para raja tersebut dapat mempunyai keturunan yang berkualitas.

Begitu pentingnya dalam tradisi jawa untuk menyemprotkan sperma, sampai-sampai harus ada handbooknya (Coba deh kalau ada temen2 yang bisa akses aku dikasih ya!!!!!). Jika anda tahu tradisi ruwatan berakar dari kesalahan menaruh sperma. Ya kisah lahirnya Betara Kala si Pemangsa Anak manusia. Dan cara mencegah anak manusia dimangsa Kala hanya dengan ruwatan.

Konon kisahnya Betara Guru sedang meliat-liat bumi. Dalam perjalanannya dia tertegun melihat cewek telanjang. Sampai-sampai ngiler, eh yang ngiler penisnya, sehingga spermanya tumpah di samudra. Dari sperma tersebut tanpa disadari oleh Betara Guru lahirlah anak, ya Betara Kala namanya.
Nah ketika besar dia mencoba mencari siapa orang tuanya. Setelah sekian lama, dia diberitahu oleh Durga bahwa ayahnya adalah Betara Guru yang menetap di kahyangan. Maka dia mencoba mencarinya dan berusaha dapat diterima oleh Betara Guru. Betapa kecewanya Kala ketika dia tidak diakui oleh Betara Guru sebagai anaknya. "Ah kamu kan bukan anakku. Wong sperma keluar itu tidak sengaja untuk menanam benih" Begitulah kira-kira ungkapan Betara Guru. Betapa sakit hati Kala mendengar jawaban itu, maka mengamuklah dia. Dia tidak terima diperlakukan begitu, dia marah karena tidak diakui sebagai anak, ya begitulah nasib anak-anak yang tidak pernah diakui oleh orang tuanya. Maka dia bersumpah kepada Betara Guru akan memangsa setiap anak manusia (bahkan justru anak-anak yang lahir dari pernikahan resmi). Sumpah tersebut begitulah yang akhirnya diyakini sebagai awal dari perburuan Betara Kala kepada anak-anak manusia.

Aneka Pilihan Kado Valentine Buat si Dia

Valentine's Day tinggal beberapa hari lagi, tapi kok belum ketemu gift yang cocok buat pasangan? Pusing? Jangan. Tentukan dulu anggaran dan bentuk kado apa yang hendak diberikan untuk si dia. Setelah itu, baru berburu. Pria kebanyakan tak suka kado yang aneh-aneh. Lebih baik belikan kado yang sesuai dengan minatnya, atau barang itu memang dibutuhkannya. Tinggal korek-korek sedikit dari si dia, apa benda yang paling dibutuhkannya saat ini.

Kalau belum ketemu juga, coba aneka produk berikut, siapa tahu cocok:

Parfum.
Ini bisa jadi alasan yang tepat agar si dia mengganti parfum yang mungkin aromanya mirip atau bahkan sama dengan yang dipakai mantan Anda. Parfum beraroma segar dan sensual dari campuran aroma lemon segar, geranium yang unik, cedarwood maskulin dan sandalwood layak jadi pilihan. Misal New Dunhill for Men.

Frame beserta foto mesra berdua.
Kalau Anda pernah mengabadikan kemesraan saat bersama, tak ada salahnya mengirimi si dia foto Anda berdua dalam sebuah frame yang cantik. Ini membuat si dia akan tambah sayang, apalagi kalau Anda dan pasangan dipisahkan jarak lumayan jauh.


Sandal rumahan unik.
Jangan ragu mengirim si dia sandal rumah yang unik bergambar cinta. Ini akan membuat si dia selalu teringat Anda. Betapa tidak? Anda sudah mulai mengurus dia ke hal-hal sepele yang bahkan tidak terlintas di kepalanya.

Tropi kemenangan.
Ini kado unik tapi menggelitik. Berikan tropi cinta, sebuah bukti bahwa si dia telah memenangkan cinta Anda. Dijamin, pasangan bakal makin sayang.

Nickname boxer.
Kalau si dia suka pakai celana boxer, kenapa tidak membelikannya kali ini? Yang istimewa, tulis nama Anda dan pasangan dengan sulaman. Atau boleh juga menyulam 'kata-kata rahasia' yang nakal, yang hanya Anda berdua yang tahu artinya!

Kama sutra weekender kit.
Dijamin si dia tak bakal menolak. Pasangan pasti tak sabar menunggu datangnya akhir pekan saat Valentine's Day tiba buat mempraktikannya.

Piyama cinta.
Kalau piyama pasangan sudah mulai usang karena kerap terpakai, kini saatnya Anda belikan yang baru. Pilih warna yang dia suka. Bordirkan nama Anda berdua di piyama itu, atau cukup sematkan lambang cinta.

Leather catch-all.
Kalau si dia termasuk jenis pria pelupa yang suka meletakkan kunci dimana-mana, barang yang satu ini pastinya akan menolong. Berikan alat penyimpan berbagai kunci terbuat dari kulit yang elegan. Selain rapi, si dia tak akan kesulitan lagi menemukan kunci-kuncinya.

Remote control organizer.
Kalau remote control berserakan tak teratur, boleh juga memberikan benda ini untuk si dia. Bentuknya simpel namun tetap elegan.

Standing valet.
Ini akan memudahkan si dia menaruh celana saat bersiap hendak bekerja. Selain amat praktis dan tak banyak makan tempat, bisa diletakkan di kamar mandi atau ujung kamar, juga multifungsi. Buat gantungan dasi dan ikat pinggang juga oke. Sementara bagian atasnya bisa buat meletakkan kamera, ponsel, PDA atau aksesoris lainnya. Praktis pokoknya.

NB : Dari Berbagai Sumber

Selasa, 12 Februari 2008

Jaringan Internasional Kartu Kredit Palsu Terungkap, 14 Ditangkap, 5 WN Malaysia

Badan Reserse Kriminal Mabes Polri mengungkap satu jaringan peredaran kartu kredit palsu yang melibatkan sindikat internasional dengan menangkap 14 tersangka termasuk lima warga negara Malaysia. Kepala Badan Reserse Krimininal Mabes Polri, Komjen Pol Bambang Hendarso Danuri di Jakarta, Senin (11/2), mengatakan, sebanyak 10 tersangka saat ini menjadi buronan Mabes Polri termasuk sejumlah warga negara asing.

Pengungkapan kasus kejahatan kartu kredit skala internasional itu sebenarnya berawal dari polisi yang sedang menggerebek pesta shabu di kamar 208, Apartemen Puri Kemayoran, Jakarta Pusat, pekan lalu. Di tempat ini, polisi menangkap 8 tersangka dengan barang bukti 56,6 gram shabu dan 20 kartu kredit.

Ternyata, 20 kartu kredit itu palsu sehingga polisi mengintensifkan pada pemeriksaan kasus ini. Ketika menggeledah rumah salah tersangka bernama Erwin di Kelapa Gading, Jakarta Utara, polisi menemukan 20 lembar blanko kartu kredit kosong dan satu dokumen berisi nomor-nomor kartu kredit.

Dari penggeledahan di Kelapa Gading, polisi menggeledah rumah di Sawangan, Depok, Jawa Barat, dengan barang bukti 131 mesin gesek kartu kredit dan belasan alat serta dokumen untuk membuat kartu kredit palsu. Berbekal barang bukti yang ditemukan ini, polisi menangkap sejumlah tersangka lain hingga mencapai 14 orang termasuk lima warga negara Malaysia.
Dalam pemeriksaan, tersangka Erwin ini juga menjadi bandar narkoba sebab terkait dengan kasus penyitaan 410 ribu ekstasi di Kepala Gading, Desember 2005. "Erwin ini mendapatkan ekstasi dari Simon, seorang warna negara Malaysia yang kini belum tertangkap," kata Bambang Hendarso.

Bambang mengatakan, Erwin juga pernah empat kali masuk penjara dalam kasus kartu kredit.
Namun, ia belum dapat memastikan, apakah kartu kredit itu dipakai oleh para bandar narkoba untuk bertransaksi. "Bisa saja, kartu kredit itu untuk transaksi narkoba tapi bisa juga dipakai untuk belanja seperti biasa," katanya.
Erwin, katanya, belajar membuat kartu kredit dari Simon sejak lima tahun lalu bahkan Simon juga menjadi pemasok hologram kartu kredit dari Malaysia. Tersangka Erwin dan jaringannya memperoleh data-data kartu kredit dari menyadap data dari provider kartu kredit. "Saat seseorang menggunakan kartu kredit di kasir maka tersangka akan menyadap data kartu kredit itu di kantor provider kartu kredit. Data-data itu kemudian dibuatkan kartu kredit," katanya.

Dengan modus operansi demikian, polisi meyakini keterlibatan para provider kartu kredit dalam kasus ini sebab data-data itu hanya bisa diakses oleh orang dalam, katanya. Sementara itu, Ketua Dewan Eksekutif Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI), Wiweko Probojakti mengatakan, kasus pengungkapan oleh Mabes Polri ini merupakan yang terbesar selama ini apalagi melibatkan warga negara asing.

"Ini akan mempengaruhi citra Indonesia sebagai negara yang aman untuk berwisata sebab sebagian besar para turis asing menggunakan kartu kredit untuk transaksi di Indonesia," katanya. Ia mengatakan, AKKI akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum termasuk kejaksaan terhadap kejahatan kartu kredit ini agar ada efek jera dan pencegahan dalam setiap pengungkapan kasus.

80 Persen Guru Tak Lulus Portofolio Sertifikasi

DPRD Sumut melalui Komisi E prihatin terhadap program sertifikasi guru di Sumut, karena dari kuota 12.616 guru, sebanyak 85 persen guru yang tidak lulus penilaian (assessment) portofolio.

"Padahal ini salah satu syarat uji sertifikasi guru," kata Ketua Komisi E Rafriandi Nasution dalam rapat dengar pendapat dengan Dinas Pendidikan, LPTK-Unimed, LPMP (Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan) dan P4TK (Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik Tenaga Kependidikan) di gedung DPRD Sumut, Senin (11/2)

Anggota Komisi E lainnya Burhanuddin Rajagukguk, Abul Hasan, M. Nuh dan Yantoni Purba pesimis 150 ribu lebih guru bisa selesai disertifikasi sesuai target nasional tahun 2009. "Ini menunjukkan kelemahan dalam pelaksanaan sertifikasi guru antara Disdik, LPTK, LPMP dan P4TK, dan tidak adanya koordinasi terkait data jumlah guru antara Disdik dengan LPMP berbeda data. Demikian halnya, mensosialisasikan ke kabupaten/kota masih kurang," kata Rajagukguk.

Proses sertifikasi guru perlu dilakukan percepatan, mengingat peran tenaga pendidik sangat penting meningkatkan mutu pendidikan sebagai salah satu pilar pembangunan pendidikan nasional.

"Kita memahami keterbatasan dana sehingga kuota diberikan pusat relatif kecil setiap tahunnya, tapi bisa dicari solusinya dengan penyertaan dana provinsi untuk tunjangan profesi bagi guru sudah disertifikasi," tambah Yantoni.
Banyak Kelemahan
Rektor Unimed Syawal Gultom mengakui, sebagian besar guru di Sumut masih memiliki banyak kelemahan dalam portofolionya terutama dalam karya pengembangan profesi dan lemahnya kompetensi guru diindikasikan dari rendahnya persentase peserta yang lulus dari assessment portofolio yakni 10 persen untuk guru Diknas dan 15 persen guru Depag.

Diungkapkan, ada 12 catatan penting dari prosedur rangkaian kegiatan sertifikasi guru, di antaranya guru yang lulus melalui assessment portofolio sangat kecil (15 %), tidak lulus 85 persen, akibat kesulitan memenuhi karya pengembangan profesi atau nilai O, informasi yang dikirim dari kabupaten/kota ke Diknas sering mengalami kendala teknis dan catatan lainnya.

Padahal nilai positif sertifikasi guru tujuannya untuk kesejahteraan guru, karena guru yang sudah disertifikasi mendapat tunjangan guru 1 x gaji pokok guru, karena tahun 2008, pusat telah mengalokasikan anggaran di APBN untuk 200 guru yang disertifikasi.

Kadis Pendidikan Sumut Taroni Hia menyebutkan, jumlah guru negeri/swasta di Sumut mencapai 152.930 guru yang harus disertifikasi, tapi kuota dari pusat hanya 112.616 guru. Karena itu, perlu penambahan kuota peserta diklat sesuai kebutuhan dan kondisi daerah masing-masing, dan diharapkan pusat menambah anggaran mengikuti kualifikasi S1/D4.

Karena itu, Rafriandi Nasution selaku pimpinan rapat menyimpulkan, masalah sertifikasi guru harus dibicarakan kembali di tingkat pimpinan masing-masing instansi, karena terkait masalah data yang belum sinkron merupakan tugas LPMP mengundang LPMP kabupaten/Kota dan Pemkab/Pemko se-Sumut.

Untuk sosialisasi sertifikasi guru tugas Diknas Sumut dan Unimed dan masalah follow up sertifikasi guru, perlu dilakukan koordinasi, sinkronisasi dan partisipasi kabupaten/kota dan semua stakeholder akan terlibat dalam pertemuan selanjutnya, sedangkan masalah tunjangan profesi perlu disepakati berapa bisa ditampung di APBD Sumut.