Selasa, 27 Desember 2011

[Movie] The Scorpion King 3 Battle for Redemption: (2012) BRRip



Since his triumphant rise to power in the original blockbuster The Scorpion King, Mathayus’ kingdom has fallen and he’s lost his queen to plague. Now an assassin for hire, he must defend a kingdom from an evil tyrant and his ghost warriors for the chance to regain the power and glory he once knew. Starring Ron Perlman (Hellboy) and Billy Zane (Titanic), and featuring 6-time WWE® champion Dave Bautista and UFC® star Kimbo Slice, The Scorpion King 3: Battle for Redemption takes The Mummy phenomenon to an all-new level of epic action and non-stop adventure!

Starring: Victor Webster, Bostin Christopher, Temuera Morrison, Krystal Vee, Selina Lo, Kevin ‘Kimbo Slice’ Ferguson, Dave Bautista, Billy Zane, Ron Perlman Directed by: Roel Reine


Trailer :


Download Link :
Mediafire Part 1
Mediafire Part 2
Mediafire Part 3
Mediafire Part 4

Sabtu, 24 Desember 2011

Selasa, 20 Desember 2011

[Games] Transformers : The Game (PC / FULL / RIP / ENG)



Name : Transformers : The Game
Size : 206 Mb
Note : bisa di play di intel vga, akan lebih bagus bila di play di nvidia, dengan RAM 512 game berjalan lambat

Download :

Part 1
Part 2

Intip Kepribadian Wanita Dari Tas Favoritnya


Tidak hanya rajah tangan atau kartu tarot saja yang bisa digunakan untuk menganalisa kepribadian orang, karena ternyata cara wanita memilih tas tangan pun mampu berbicara banyak tentang sifat pemakainya. Berikut adalah beberapa tas yang umum dipakai wanita, mungkin salah satunya adalah koleksi favorit Anda.

Hobo Bag
Mereka yang menggemari tas jenis ini memiliki banyak sekali hobi dan ketertarikan. Banyak hal yang bisa membuat mereka bersemangat. Perempuan kadang sulit melepaskan tas ini karena sudah jadi bagian hidup sehari-hari yang wajib dijinjing dalam acara apa saja. Artis yang sering terlihat menggunakan tas hobo yang terkenal praktis ini adalah Sienna Miller. Kebanyakan penggemar tas yang diselempangkan di bahu ini adalah tipe yang selalu kreatif, penuh ide-ide segar, dan jarang menyerah dalam perjuangannya meraih kesempurnaan. Namun karena ukurannya yang besar dan membuat pemakainya ingin memasukkan apa saja, tas jenis ini juga beresiko mengakibatkan pegal pada punggung pemakainya.

Satchel Bag
Wanita yang membawa tas model satchel memiliki kepribadian lembut namun juga tegas. Tipe yang mampu memancarkan kehangatan di sekitarnya dengan sikapnya yang ramah namun juga tegas agar perbuatan baiknya tidak dimanfaatkan orang lain. Wanita pecinta satchel adalah pemimpi, penuh ide –ide besar dan rencana mulia yang dibangun dengan perencanaan yang matang hingga mampu mencapai hasil akhir.

Tipe orang penyuka tas satchel adalah cenderung efisien dalam memilih barang yang akan mereka bawa. Tidak ada tempat untuk tetek bengek tidak penting di dalam tas walaupun mungkin saja ada scarf atau bangle di dasar tas sebagai aksesoris pemanis. Wanita yang memilih Satchel adalah tipe yang menikmati hidup, senang memakai aksesoris, dan tahu pasti apa yang mereka inginkan setiap harinya.

Bowling Bag
Jika Anda penyuka bowling bag, maka Anda adalah tipe yang mengisi hari-harinya dengan meetings, makan siang dengan sesama perempuan, jalan-jalan, atau pergi ke bioskop. Tas ini sedikit banyak mencerminkan kepribadian wanita single. Walaupun Anda tidak menampik ketertarikan pada hal-hal yang berkilauan dan bermerek, kepribadian pencinta tas ini cenderung memilih menjauh dari keramaian dan menunjukkan sisi emosionalnya jika ada kesempatan. Memiliki kepribadian yang menyenangkan memang membuat Anda selalu memiliki banyak teman, namun hal itu juga membuat orang berpikir bahwa Anda adalah tipe yang hanya mengurusi hal-hal yang ada kaitannya dengan diri Anda saja.

Clutch
Clutch diciptakan untuk para wanita yang gemar menjinjing barang kesukaan mereka dan merasa special saat membawanya. Anda akan terlihat menawan ketika berbicara, penuh percaya diri, dan berjalan dengan punggung tegak ketika membawa tas jenis ini. Mereka yang suka membawa clutch, seperti Sarah Jessica Parker, menghargai barang-barang vintage dan klasik, serta sangat menghargai saat-saat bersama dengan sahabatnya. Wanita pecinta Clutch juga menghargai loyalitas, kepercayaan, dan senantiasa menyemangati teman-temannya.

10 Tanda Anda Seorang ‘Sex Goddess’



Berikut 10 tanda berikut menunjukkan bahwa Anda adalah seorang sex goddes...rawrrr

1. Setiap kali melihat angka 69, Anda pasti tersenyum sambil mengingat-ingat kejadian tadi malam.

2. Jika kebanyakan wanita senang pergi ke ahli gizi atau dokter kecantikan, maka dokter favorit Anda adalah ginekolog!

3. Midnight sale. Wanita lain sibuk menyerbu rak sepatu, tas, dan tumpukan baju. Anda? Divisi lingerie!

4. Sebab moto Anda: sexiness comes from what’s underneath! Merah, kuning, hijau, ungu, biru. Lengkap!


5. Bulan ini, Anda membeli dua lipstik merah. Karena entah mengapa, persediaan cepat sekali habis!

6. Setiap kali bangun pagi, Anda akan menatap diri di kaca dan berkata pada diri sendiri, “Hey, Marilyn.’

7. Hanya ada dua kemungkinan yang terjadi saat Mr. Happy bertemu Anda pertama kali. Satu, ia excited.

8. Kedua, ia terlalu excited sehingga seringkali mencapai garis finish dalam hitungan detik.

9. Anda tahu benar kalau bukan ukuran boobs atau bokong yang bikin wanita lihai di ranjang. It’s experience.

10. Tapi Anda juga sudah paham benar kalau, “From great experience, cones great responsibility.”

Minggu, 18 Desember 2011

Pelukis Basuki Abdullah (1915-1993)



Basoeki Abdullah lahir di Solo, Jawa Tengah pada tanggal 27 Januari 1915. Bakat melukisnya terwarisi dari ayahnya Abdullah Suryosubroto yang juga seorang pelukis. Sedangkan kakeknya adalah seorang tokoh Pergerakan Kebangkitan Nasional Indonesia pada awal tahun 1900-an yaitu Doktor Wahidin Sudirohusodo. Sejak umur 4 tahun Basoeki Abdullah mulai gemar melukis beberapa tokoh terkenal diantaranya Mahatma Gandhi, Rabindranath Tagore, Yesus Kristus dan Krisnamurti.

Lukisan Basuki Abdullah yang berjudul “Kakak dan Adik”, 1978 ini merupakan salah satu karyanya yang menunjukkan kekuatan penguasaan teknik realis. Dengan pencahayaan dari samping, figur kakak dan adik yang dalam gendongan terasa mengandung ritme drama kehidupan. Dengan penguasaan proporsi dan anatomi, pelukis ini menggambarkan gerak tubuh mereka yang mengalunkan perjalanan sunyi.

Suasana itu, seperti ekspresi wajah mereka yeng jernih tetapi matanya menatap kosong. Apalagi pakaian mereka yang bersahaja dan berwarna gelap, sosok kakak beradik ini dalam selubung keharuan. Dari berbagai fakta tekstual ini, Basuki Abdullah ingin mengungkapkan empatinya pada kasih sayang dan kemanusiaan.

Namun demikian, spirit keharuan kemanusiaan dalam lukisan ini tetap dalam bingkai romantisisme.Oleh karena itu, figur kakak beradik lebih hadir sebabagi idealisme dunia utuh atau bahkan manis, daripada ketajaman realitas kemanusiaan yang menyakitkan. Pilihan konsep estetis yang demikian dapat dikonfirmasikan pada semua karya Basuki Abdullah yang lain. Dari beberapa mitologi, sosok-sosok tubuh yang telanjang, sosok binata, potret-potret orang terkenal, ataupun hamparan pemandangan, walaupun dibangun dengan dramatisasi namun semua hadir sebagai dunia ideal yang cantik dengan penuh warna dan cahaya.

Berkaitan dengan konsep estetik tersebut, Basuki Abdullah pernah mendapat kritikan tajam dari Sudjojono. Lukisan Basuki Abdullah dikatakan sarat dengan semangat Mooi Indie yang hanya berurusan dengan kecantikan dan keindahan saja. Padahal pada masa itu, bangsa Indonesia sedanf menghadapi penjajahan, sehingga realitas kehidupannya sangat pahit. Kedua pelukis itu sebenarnya memang mempunyai pandangan estetik yang berbeda, sehingga melahirkan cara pengungkapan yang berlainan. Dalam kenyataan estetik Basuki Abdullah yang didukung kemampuan teknik akademis yang tinggi tetap menempatkannya sebagai pelukis besar.

Hal itu terbukti berbagai penghargaan yang diperoleh, juga dukungan dari masyarakat bawah sampai kelompok elite di istana, dan juga kemampuan bertahan karya-karyanya eksis menembus berbagai masa.

Kakak dan Adik (1978)

Basoeki Abdullah lahir di Solo, Jawa Tengah pada tanggal 27 Januari 1915. Bakat melukisnya terwarisi dari ayahnya Abdullah Suryosubroto yang juga seorang pelukis. Sedangkan kakeknya adalah seorang tokoh Pergerakan Kebangkitan Nasional Indonesia pada awal tahun 1900-an yaitu Doktor Wahidin Sudirohusodo. Sejak umur 4 tahun Basoeki Abdullah mulai gemar melukis beberapa tokoh terkenal diantaranya Mahatma Gandhi, Rabindranath Tagore, Yesus Kristus dan Krisnamurti.

Pendidikan formal Basoeki Abdullah diperoleh di HIS Katolik dan Mulo Katolik di Solo. Berkat bantuan Pastur Koch SJ, Basoeki Abdullah pada tahun 1933 memperoleh beasiswa untuk belajar di Akademik Seni Rupa (Academic Voor Beldeende Kunsten) di Den Haag (Belanda) dan menyelesaikan studinya dalam waktu 3 tahun dengan meraih penghargaan Sertifikat Royal International of Art (RIA).

Pada masa Pemerintahan Jepang, Basoeki Abdullah bergabung dalam Gerakan Poetra atau Pusat Tenaga Rakyat yang dibentuk pada tanggal 19 Maret 1943. Di dalam Gerakan Poetra ini Basoeki Abdullah mendapat tugas mengajar seni lukis. Murid-muridnya antara lain Kusnadi (pelukis dan kritikus seni rupa Indonesia) dan Zaini (pelukis impresionisme). Selain organisasi Poetra, Basoeki Abdullah juga aktif dalam Keimin Bunka Sidhosjo (sebuah Pusat Kebudayaan milik pemerintah Jepang) bersama-sama Affandi, S.Sudjoyono, Otto Djaya dan Basoeki Resobawo.

Di masa revolusi Bosoeki Abdullah tidak berada di tanah air yang sampai sekarang belum jelas apa yang melatarbelakangi hal tersebut. Jelasnya pada tanggal 6 September 1948 bertempat di New York Amsterdam sewaktu penobatan Ratu Yuliana dimana diadakan sayembara melukis, Basoeki Abdullah berhasil mengalahkan 87 pelukis Eropa dan berhasil keluar sebagai pemenang.

Sejak itu pula dunia mulai mengenal Basoeki Abdullah, putera Indonesia yang mengharumkan nama Indonesia. Selama di negeri Belanda Basoeki Abdullah sering kali berkeliling Eropa dan berkesempatan pula memperdalam seni lukis dengan menjelajahi Italia dan Perancis dimana banyak bermukim para pelukis dengan reputasi dunia.

Basoeki Abdullah terkenal sebagai seorang pelukis potret, terutama melukis wanita-wanita cantik, keluarga kerajaan dan kepala negara yang cenderung mempercantik atau memperindah seseorang ketimbang wajah aslinya. Selain sebagai pelukis potret yang ulung, diapun melukis pemandangan alam, fauna, flora, tema-tema perjuangan, pembangunan dan sebagainya.

Basoeki Abdullah banyak mengadakan pameran tunggal baik di dalam negeri maupun di luar negeri, antara lain karyanya pernah dipamerkan di Bangkok, Malaysia, Jepang, Belanda, Inggris, Portugis dan negara-negara lain. Lebih kurang 22 negara yang memiliki karya lukisan Basoeki Abdullah. Hampir sebagian hidupnya dihabiskan di luar negeri diantaranya beberapa tahun menetap di Thailand dan diangkat sebagai pelukis istana dan sejak tahun 1974 Basoeki Abdullah menetap di Jakarta.

Makam Basoeki AbdullahBasoeki Abdullah selain seorang pelukis juga pandai menari dan sering tampil dengan tarian wayang wong sebagai Rahwana atau Hanoman. Beliau tidak hanya menguasai soal kewayangan, budaya Jawa di mana ia berasal tetapi juga menggemari komposisi-kompasisi Franz Schubert, Bethoven dan Paganini, dengan demikian wawasannya sebagai seniman luas dan tidak Jawasentris.

Basoeki Abdullah menikah empat kali. Istri pertamanya Yoshepin (orang Belanda) tetapi kemudian berpisah, mempunyai anak bernama Saraswati. Kemudian menikah lagi dengan Maya Michel (berpisah) dan So Mwang Noi (bepisah pula). Terakhir menikah dengan Nataya Narerat sampai akhir hayatnya dan mempunyai anak Cicilia Sidhawati

Basoeki Abdullah meningal dunia di rumah kediamannya pada tanggal 5 November 1993. Jenasahnya dimakamkan di Desa Mlati Sleman, Yogyakarta.

Sabtu, 17 Desember 2011

Bung Tomo, Seorang Pemimpin Revolusi Indonesia



Sutomo (lahir di Surabaya, Jawa Timur, 3 Oktober 1920 – meninggal di Padang Arafah, Arab Saudi, 7 Oktober 1981 pada umur 61 tahun) lebih dikenal dengan sapaan akrab oleh rakyat sebagai Bung Tomo, adalah pahlawan yang terkenal karena peranannya dalam membangkitkan semangat rakyat untuk melawan kembalinya penjajah Belanda melalui tentara NICA, yang berakhir dengan pertempuran 10 November 1945 yang hingga kini diperingati sebagai Hari Pahlawan.

Sutomo dilahirkan di Kampung Blauran, di pusat kota Surabaya. Ayahnya bernama Kartawan Tjiptowidjojo, seorang kepala keluarga dari kelas menengah. Ia pernah bekerja sebagai pegawai pemerintahan, sebagai staf pribadi di sebuah perusahaan swasta, sebagai asisten di kantor pajak pemerintah, dan pegawai kecil di perusahan ekspor-impor Belanda. Ia mengaku mempunyai pertalian darah dengan beberapa pendamping dekat Pangeran Diponegoro yang dikebumikan di Malang. Ibunya berdarah campuran Jawa Tengah, Sunda, dan Madura. Ayahnya adalah seorang serba bisa. Ia pernah bekerja sebagai polisi di kotapraja, dan pernah pula menjadi anggota Sarekat Islam, sebelum ia pindah ke Surabaya dan menjadi distributor lokal untuk perusahaan mesin jahit Singer.

Sutomo dibesarkan di rumah yang sangat menghargai pendidikan. Ia berbicara dengan terus terang dan penuh semangat. Ia suka bekerja keras untuk memperbaiki keadaan. Pada usia 12 tahun, ketika ia terpaksa meninggalkan pendidikannya di MULO, Sutomo melakukan berbagai pekerjaan kecil-kecilan untuk mengatasi dampak depresi yang melanda dunia saat itu. Belakangan ia menyelesaikan pendidikan HBS-nya lewat korespondensi, namun tidak pernah resmi lulus.

Sutomo kemudian bergabung dengan KBI (Kepanduan Bangsa Indonesia). Belakangan Sutomo menegaskan bahwa filsafat kepanduan, ditambah dengan kesadaran nasionalis yang diperolehnya dari kelompok ini dan dari kakeknya, merupakan pengganti yang baik untuk pendidikan formalnya. Pada usia 17 tahun, ia menjadi terkenal ketika berhasil menjadi orang kedua di Hindia Belanda yang mencapai peringkat Pandu Garuda. Sebelum pendudukan Jepang pada 1942, peringkat ini hanya dicapai oleh tiga orang Indonesia.

Sutomo pernah menjadi seorang jurnalis yang sukses. Kemudian ia bergabung dengan sejumlah kelompok politik dan sosial. Ketika ia terpilih pada 1944 untuk menjadi anggota Gerakan Rakyat Baru yang disponsori Jepang, hampir tak seorang pun yang mengenal dia. Namun semua ini mempersiapkan Sutomo untuk peranannya yang sangat penting, ketika pada Oktober dan November 1945, ia berusaha membangkitkan semangat rakyat sementara Surabaya diserang habis-habisan oleh tentara-tentara NICA. Sutomo terutama sekali dikenang karena seruan-seruan pembukaannya di dalam siaran-siaran radionya yang penuh dengan emosi.

Meskipun Indonesia kalah dalam pertempuran 10 November itu, kejadian ini tetap dicatat sebagai salah satu peristiwa terpenting dalam sejarah Indonesia.

Setelah kemerdekaan Indonesia, Sutomo sempat terjun dalam dunia politik pada tahun 1950-an, namun ia tidak merasa bahagia dan kemudian menghilang dari panggung politik. Pada akhir masa pemerintahan Soekarno dan awal pemerintahan Suharto yang mula-mula didukungnya, Sutomo kembali muncul sebagai tokoh nasional.

Padahal, berbagai jabatan kenegaraan penting pernah disandang Bung Tomo. Ia pernah menjabat Menteri Negara Urusan Bekas Pejuang Bersenjata/Veteran sekaligus Menteri Sosial Ad Interim pada 1955-1956 di era Kabinet Perdana Menteri Burhanuddin Harahap. Bung Tomo juga tercatat sebagai anggota DPR pada 1956-1959 yang mewakili Partai Rakyat Indonesia.

Namun pada awal 1970-an, ia kembali berbeda pendapat dengan pemerintahan Orde Baru. Ia berbicara dengan keras terhadap program-program Suharto sehingga pada 11 April 1978 ia ditahan oleh pemerintah Indonesia yang tampaknya khawatir akan kritik-kritiknya yang keras. Baru setahun kemudian ia dilepaskan oleh Suharto. Meskipun semangatnya tidak hancur di dalam penjara, Sutomo tampaknya tidak lagi berminat untuk bersikap vokal.

Ia masih tetap berminat terhadap masalah-masalah politik, namun ia tidak pernah mengangkat-angkat peranannya di dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Ia sangat dekat dengan keluarga dan anak-anaknya, dan ia berusaha keras agar kelima anaknya berhasil dalam pendidikannya.

Sutomo sangat bersungguh-sungguh dalam kehidupan imannya, namun tidak menganggap dirinya sebagai seorang Muslim saleh, ataupun calon pembaharu dalam agama. Pada 7 Oktober 1981 ia meninggal dunia di Padang Arafah, ketika sedang menunaikan ibadah haji. Berbeda dengan tradisi untuk memakamkan para jemaah haji yang meninggal dalam ziarah ke tanah suci, jenazah Bung Tomo dibawa kembali ke tanah air dan dimakamkan bukan di sebuah Taman Makam Pahlawan, melainkan di Tempat Pemakaman Umum Ngagel di Surabaya.

Setelah pemerintah didesak oleh Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Fraksi Partai Golkar (FPG) agar memberikan gelar pahlawan kepada Bung Tomo pada 9 November 2007. Akhirnya gelar pahlawan nasional diberikan ke Bung Tomo bertepatan pada peringatan Hari Pahlawantanggal 10 November 2008. Keputusan ini disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Kabinet Indonesia Bersatu, Muhammad Nuhpada tanggal 2 November 2008 di Jakarta.

Pada tahun 1950-an di Surabaya, Bung Tomo berusaha sebagai penolong tukang becak pertama yakni dengan mendirikan pabrik sabun melalui uang iuran tukang becak untuk pendirian pabrik sabun. pabrik tersebut didirikan oleh dan untuk tukang becak akan tetapi kelanjutan ide pendirian pabrik sabun berhasil nihil dan tanpa adanya pertanggungan-jawaban keuangan.

Penemu Obat Kanker yang Cinta Papua


Tak semua orang mengenal Maria D Sawias van Der Molen. Sosoknya sederhana dan tak berbeda dengan ibu rumah tangga kebanyakan. Tapi jasanya bagi para penderita kanker luar biasa. Rasa cintanya pada tanah kelahiran di Papua juga sangat istimewa.

Maria adalah salah seorang penerima penghargaan dari Kementerian Hukum dan HAM di bidang paten. Dia dipilih karena berhasil mematenkan temuannya, yakni obat kanker herbal.

“Ibu Maria menemukan obat kanker yang sudah teruji bisa menyembuhkan,” kata pembawa acara pemberian penghargaan, Robby, di kantor Kemenkum HAM, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Senin (31/10/2011). Penghargaan pun disematkan langsung oleh Menkum HAM Amir Syamsuddin.

Ditemui usai acara serah terima penghargaan, Maria yang tampil dengan baju biru ini tampak malu-malu menceritakan kisah temuannya. “Obat yang saya temukan ini sejenis benalu. Sebenarnya sudah lama digunakan di Papua. Kita-kita ini yang di pesisir yang pakai,” tutur Maria.

Menurut wanita yang berprofesi sebagai dokter spesialis herbal ini, temuan obatnya sudah digunakan sejak tahun 1972. Namun baru didaftarkan paten di Kemenkum HAM tahun ini.

Sementara obatnya sudah teruji pada pasien kanker hingga stadium tiga. Dari 10 pasien yang berobat, Maria mengklaim 8 diantaranya sembuh total. “Itu dengan lama pengobatan rata-rata 3 bulan. Tergentung stadiumnya,” ucapnya.

Ada kisah menarik yang dialami istri warga keturunan Belanda ini. Hak patennya sempat ditawar oleh peneliti Oxford University senilai 2 juta Poundsterling. Namun jumlah tersebut ditolaknya. “Saya tolak. Kalau nanti mereka obok-obok Papua bagaimana? Ini semua demi anak cucu saya di Papua. Mereka dapat apa dong?” sambungnya.

“Ini kita akan produksi massal, mau kerjakan ini supaya subsidi silang. Bantu orang di dalam negeri yang tidak mampu, kalau orang luar yang kita ekspor yang bayar,” kisah Maria.

Bung Hatta & Sepatu Bally yang Tak Pernah Terbeli



Dandanan mentereng, rumah, dan mobil mewah agaknya sudah menjadi gaya hidup para pejabat saat ini. Masyarakat pun kembali merindukan figur-figur pemimpin yang sederhana dan pantas untuk dijadikan teladan.

Suatu hari, di tahun 1950, Wakil Presiden Muhammad Hatta pulang ke rumahnya. Begitu menginjakkan kaki di rumah, ia langsung ditanya sang istri, Ny Rahmi Rachim, tentang kebijakan pemotongan nilai mata ORI (Oeang Republik Indonesia) dari 100 menjadi 1.

Pantas saja hal itu ditanyakan, sebab, Ny Rahmi tidak bisa membeli mesin jahit yang diidam-idamkannya akibat pengurangan nilai mata uang itu. Padahal, ia sudah cukup lama menabung untuk membeli mesih jahit baru. Tapi, apa kata Bung Hatta?

“Sunggguhpun saya bisa percaya kepadamu, tetapi rahasia ini tidak patut dibocorkan kepada siapa pun. Biarlah kita rugi sedikit, demi kepentingan seluruh negara. Kita coba menabung lagi, ya?” jawab Bung Hatta.

Kisah mesin jahit itu merupakan salah satu contoh dari kesederhanaan hidup proklamator RI Bung Hatta (1902-1980) dan keluarganya. Sejak kecil, Bung Hatta sudah dikenal hemat dan suka menabung. Akan tetapi, uang tabungannya itu selalu habis untuk keperluan sehari-hari dan membantu orang yang memerlukan.

Saking mepetnya keuangan Bung Hatta, sampai-sampai sepasang sepatu Bally pun tidak pernah terbeli hingga akhir hayatnya. Tidak bisa dibayangkan, seorang yang pernah menjadi nomor 2 di negeri ini tidak pernah bisa membeli sepasang sepatu. Mimpi itu masih berupa guntingan iklan sepatu Bally yang tetap disimpannya dengan rapi hingga wafat pada 1980.

Bung Hatta baru menikah dengan Ny Rahmi 3 bulan setelah memproklamasikan kemerdekaan RI bersama Bung Karno atau tepatnya pada 18 November 1945. Saat itu, ia berumur 43 tahun. Apa yang dipersembahkan Bung Hatta sebagai mas kawin? Hanya buku “Alam Pikiran Yunani” yang dikarangnya sendiri semasa dibuang ke Banda Neira tahun 1930-an.

Setelah mengundurkan diri dari jabatan Wapres pada tahun 1956, keuangan keluarga Bung Hatta semakin kritis. Uang pensiun yang didapatkannya amat kecil. Dalam buku “Pribadi Manusia Hatta, Seri 1,” Ny Rahmi menceritakan, Bung Hatta pernah marah ketika anaknya usul agar keluarga menaruh bokor sebagai tempat uang sumbangan tamu yang berkunjung.

Ny Rahmi mengenang, Bung Hatta sauatu ketika terkejut menerima rekening listrik yang tinggi sekali. “Bagaimana saya bisa membayar dengan pensiun saya?” kata Bung Hatta. Bung Hatta mengirim surat kepada Gubernur DKI Ali Sadikin agar memotong uang pensiunnya untuk bayar rekening listrik. Akan tetapi, Pemprov DKI kemudian menanggung seluruh biaya listrik dan PAM keluarga Bung Hatta.

Bung Hatta adalah pendiri Republik Indonesia, negarawan tulen, dan seorang ekonom yang handal. Di balik semua itu, ia juga adalah sosok yang rendah hati. Sifat kesederhanaannya pun dikenal sepanjang masa. Musisi Iwan Fals mengabadikan kepribadian Bung Hatta itu dalam sebuah lagu berjudul “Bung Hatta”.

Terbayang baktimu, terbayang jasamu
Terbayang jelas jiwa sederhanamu
Bernisan bangga, berkapal doa
Dari kami yang merindukan orang
Sepertimu

Pengacara Tak Terkalahkan Sir Lionel Luckhoo



Siapakah pengacara yang selalu menang berperkara di pengadilan? Amerika Serikat mencatat Sir Lionel Luckhoo sebagai pengacara yang tak terkalahkan sepanjang sejarah. Yaitu dengan membebaskan 245 terdakwa pembunuhan berturut-turut.

Seperti dicatat dalam guinnessworldrecords.com yang dikutip detikcom, Rabu, (30/11/2011), prestasi pengacara keturunan suku Indian ini ditorehkan antara tahun 1940 hingga 1985.

“Berkonsentrasilah dan tatap mata klien anda. Seolah-oleh hidup klien anda ada di tangan anda. Dan yakinkanlah hakim bahwa klien anda tidak bersalah dan layak divonis bebas,” kata Luckhoo seperti ditulis oleh wikipedia.org.

Luckhoo lahir di New Amsterdam, Guyana, Amerika Selatan pada 2 Maret 1914. Luckhoo terlahir dari keluarga pengacara kenamaan. Luckhoo mengenyam pendidikan di Queen’s College, Georgetown, Guyana. Lantas dia mengambil pendidikan kedokteran di Rumah Sakit St. Thomas, Guyana.

Namun, dia merasa jijik dengan pekerjaan membedah-bedah pasien. Lantas dia banting stir belajar hukum dan akhirnya bergabung di asosiasi pengacara the Middle Temple Inggris pada 1940.

Pada Perang Dunia II dia hijrah ke negeri Paman Sam. Di Amerika Serikat tersebut, dia bergabung dengan saudara-saudaranya yang terlebih dahulu berpraktek pengacara yang telah mendirikan kantor hukum Luckhoo and Luckhoo Lawfirm.

Kurun waktu tersebut, dia menorehkan catatan fenomenal yaitu membebaskan 245 kasus pembunuhan secara berturut-turut. Dia memenangkan secara bervariasi, bisa di pengadilan tingkat pertama atau di tingkat banding.

Atas prestasinya, dia mendapat julukan ‘pengacara paling sukses di dunia’. Kurun waktu tersebut, dia juga membuka praktik sebagai pengacara di Inggris. Tak hanya itu. dia juga menjabat sebagai hakim pada Mahkamah Agung Guyana. Luckhoo akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya pada 12 Desember 1997.

Perhari, 14040 Pelanggar Lalin Disidangkan


Masuki Pekan ketiga operasi penegakan displin yang dilakukan oleh jajaran Satlantas Polresta Medan dan Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatra Utara, angka pelanggaran lalu lintas semakin meningkat yang diproses sidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Medan.

Angka yang sangat fantastis tersebut, membuat gedung pengadilan ini dipenuhi ribuan manusia yang bakal mengikuti persidangan kasus pelanggaran lalu lintas yang nota bene 90 persen pelanggaran tidak menghidupkan lampu utama pada siang hari.

Bahkan dari pantauan wartawan, membludak para pelanggar tilang yang melebihi 10 ribuan ini, Ketua Pengadilan Negeri Medan, menugaskan 6 orang hakim tunggal dan menyediakan enam ruangan untuk menyidangkan perkara pelanggaran lalu lintas tersebut.

Tak hanya itu, jumlah kenderaan yang parkir dihalaman pengadilan tidak tertampung lagi sehingga harus terpaksa masuk ke dalam Lapangan Benteng Medan. Bahkan persidangan kasus tilang ini berlangsung dari pukul 09.00 Wib hingga pukul 18.00 Wib.

Menurut Humas PN Medan, Ahmad Guntur memaparkan jumlah kasus pelanggaran displin lalu lintas ini mencapai 14.040 orang, melihat angka yang sangat fantastis tersebut, pihak Ketua PN Medan, Erwin Mangatas Malau SH langsung menugaskan enam orang hakim untuk memimpin sidang kasus pelanggaran lalu lintas.

"Ruangan yang dipakai itu ruangan Kartika, Cakra III, Cakra VI, Cakra VII, Candra I dan Candra II, dimana kedua ruangan ini berada di Lantai III Gedung Pengadilan Negeri Medan,"ujar Ahmad Guntur.

Dikatakan, Guntur melalui telephon seluler bahwa proses persidangan tersebut selesai pada hari ini juga, sebab sidang kasus pelanggaran tilang itu sidang cepat. "Sedangkan mengenai berapa jumlah tilang dirinya belum bisa menyebutkan berapa jumlahnya, karena masih dihitung,"ujarnya.

Adapun majelis hakim yang menyidangkan kasus pelanggaran lalu lintas diantaranya, Zulkifli, Asban Panjaitan, Ramli Darasu, Muhammad Nur, Baslin Sinaga

Rabu, 14 Desember 2011

[Movie] Conan the Barbarian (2011) BRRip


A quest that begins as a personal vendetta for the fierce Cimmerian warrior soon turns into an epic battle against hulking rivals, horrific monsters, and impossible odds, as Conan realizes he is the only hope of saving the great nations of Hyboria from an encroaching reign of supernatural evil.


Trailer :


Download :
Part 1
Part 2
Part 3
Source: indofiles.org

Kamis, 08 Desember 2011

KORUPSI : Cara PNS MUDA Mengikuti Jejak GAYUS



Dari awal pun sebelum jadi PNS mereka sudah korupsi atau menyuap orang dalam agar diterima jadi Pegawai negeri jadi setelah diterima mereka pun sudah pasti akan menjadi koruptor bibit baru didikan GAYUS sang PNS yang masuk daftar 5 Pegawai negeri Sipil dengan kekayaan yang luar biasa baca artikel-nya disini.

kalo Artikel berikut sungguh mengiris hati gan dan layak untuk dibaca, jadi kita bisa berpikir..jikalau melihat tetangga teman atau saudara yang menjadi PNS patut dipertanyakan bagaimana mereka bisa mendulang harta hanya dengan menjadi PNS..? yyuk cekiprot

Jakarta, Padek—Dugaan terstrukturnya kebiasaan korupsi di institusi pemerintahan tampaknya bukan isapan jempol. Sebab, Pusat Pelaporan dan Analisisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyebut ada lebih dari 10 pegawai negeri sipil (PNS) yang bertingkah seperti Gayus Tambunan, terpidana mafia pajak. Golongan IIIA dan kaya raya.

Wakil Ketua PPATK Agus Santoso menyebutkan hal itu secara pasti saat ditanya ada berapa PNS yang memiliki rekening fantastis. Dia mengatakan Gayus tidak sendiri, masih ada Gayus lain dalam wujud PNS yang menggarong uang. ”Lebih dari 10 orang jumlahnya,” ujarnya di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan.

Makin mirip dengan Gayus lantaran untuk mengamankan harta tersebut, mereka menggunakan pola pencucian uang. Termasuk memasukkan aliran dan tersebut ke rekening istri, anak atau koleganya.

Itu semua dilakukan agar uang hasil tindak pidana tidak terendus dengan mudah. ”Sangat memprihatinkan,” imbuhnya.

Itulah mengapa, Agus mengaku shock begitu tahu pemilik rekening-rekening gendut itu adalah PNS muda. Maklum, dia adalah pejabat yang baru dilantik presiden selama sebulan. Awalnya, dia hanya mengira kalau uang yang masuk rekening itu ada kongkalikong dengan atasan.

Ternyata, tidak semua seperti itu. Ada PNS muda yang mencoba untuk bermain sendiri. Caranya, lanjut Agus, uang tersebut dimasukkan ke rekening istrinya lantas dipecah lagi ke anak-anaknya. Itulah mengapa ada bayi yang usianya baru beberapa bulan sudah diasuransi senilai Rp 2 miliar.

Agus makin shock ketika tahu bahwa ”Gayus” baru itu ternyata tidak hanya dilakukan oleh kaum pria. Menurut data PPATK, ada PNS muda perempuan yang diduga menerima gratifikasi puluhan juta setiap bulannya. Atas dasar itulah, PPATK meminta agar Inspektorat Jenderal (Irjen) di Kementerian memperketat pengawasan.

”Irjen harus turun tangan karena memiliki kewenangan waskat (pengawasan melekat),” katanya. Dengan fakta yang sudah disampaikan PPATK, Agus berharap agar Irjen bisa lebih jeli dalam mengawasi. Terutama, kalau ada PNS di wilayahnya yang kelihatan bergaya hidup mewah.

Apalagi, Agus mengklaim kalau data rekening mencurigakan sudah dia serahkan ke Irjen. Data itu, diharapkan bisa menjadi dasar untuk melakukan pembenahan supaya tidak mudah bagi pegawai untuk melakukan tindak pidana korupsi.

Terutama, Kementerian yang masih banyak menggunakan cara manual dalam transaksi. Tidak hanya dilaporkan ke Irjen, PPATK juga memastikan jika seluruh temuan instansi pimpinan M Yusuf itu sudah diserahkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun, dia tidak bersedia membeberkan siapa saja PNS yang memiliki uang melimpah di rekeningnya. ”Biar penegak hukum yang menindaklanjuti,” urainya.


KPK Siap Telaah
Sementara itu, Wakil KPK M Jasin mengatakan kalau PPATK telah memiliki memorandum of understanding (MoU) dengan KPK untuk menyampaikan hasil analisis arus uang. Kesepakatan itu meliputi hasil analisis menyeluruh, entah itu penyelenggara negara maupun PNS yang terindikasi pidana. Oleh sebab itu, pihaknya siap melakukan telaah. ”Diminta atau tidak, kalau ada aliran dana yang ganjil disampaikan ke KPK,” kata Jasin.

Secara terpisah, Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD juga ikut mengomentari fenomena PNS muda kaya raya itu. Dia meminta agar segera ada pengungkapan karena merupakan cermin birokrasi yang bermasalah. Mahfud juga ingin agar inspektorat bisa langsung bertindak. ”Ini serius untuk upaya pemberantasan korupsi,” katanya di Hotel Four Seasons Jakarta.

Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi birokrasi (MenPAN dan RB) Azwar Abubakar mensinyalir rekening gendut PNS itu berasal dari mereka yang menjadi bendahara proyek. Baik instansi pusat, provinsi, kota, atau kabupaten karena bisa menyimpan uang dari anggaran yang tidak terserap.

Setelah dipegang bendaraha secara pribadi, supaya tidak mencolok fulus dalam jumlah banyak itu dipecah-pecah lagi. Azwar mengatakan, peluang itu makin besar terjadi ketika akhir tahun menjadi masa-masa subur oknum PNS mengais duit sisa anggaran yang tidak terserap. ”November saja, anggaran yang belum terserap masih 70 persen,” tuturnya.

Saat membuka Program Pengembangan Eksekutif Nasional (PEN) di Lembaga Administrasi Negara (LAN) kemarin, menyebut keganjilan lain adalah saat masuk pertengahan Desember, serapan anggaran cukup signifikan. Bahkan, sudah ada satuan kerja yang menuntaskan serapan anggaran 100 persen. ”Ganjil, karena rata-rata proyek dikebut pada pengujung tahun,” tandasnya.

Anehnya lagi, semuanya seperti terstruktur karena yang dikebut biasanya berbentuk pengadaan belanja barang. Berbeda dengan proyek-proyek konstruksi yang harus melalui tahap-tahap pengerjaan fisik atau bangunan. Karena itu, dia meminta agar tidak ada penghamburan uang di akhir tahun untuk menghindari rekening gendut. Sarannya, seluruh satker di instansi pusat hingga dearah harus memulai proyek-proyek pembangunan fisik awal tahun. Sehingga, serapan anggarannya optimal dan menutup potensi masuk ke rekening pribadi sejumlah PNS.

Cara lainnya yang sedang dikaji oleh Kemen PAN dan RB untuk menghindari patgulipat anggaran publik oleh oknum PNS adalah dengan menghidupkan kembali sistem satuan tiga. Cara kerja sistem ini adalah, proyek-proyek sudah bisa ditender sebelum tahun anggaran berjalan. Sehingga, ketika duit sudah cair, bisa langsung teken kontrak dan pengerjaan proyek bisa langsung dijalankan.

”Tetapi upaya-upaya mempercepat penyerapan proyek-proyek nonbelanja barang ini masih terus dikaji,” tandas Azwar. Di antaranya oleh Kementerian Keuangan, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta jika perlu KPK.

Azwar berharap, PPATK bisa berkoordinasi dengan cara menunjukkan nama-nama PNS muda yang memiliki rekening gendut beserta instansinya. Sehingga, langsung bisa dilakukan penindakan. Dia mengakui jika upaya buka-bukaan ini berisiko penghilangan barang bukti. Tetapi, upaya ini juga perlu untuk menunjukkan akuntabilitas pengusutan yang dimotori oleh PPATK.

Menteri yang juga mantan anggota Komisi I DPR itu mengatakan, keberadaan PNS memang ugal-ugalan dalam menggunakan duit negara. Dari gaji pokok dan tunjangan saja, di beberapa daerah sudah menyedot sampai 70 persen APBD. Sisa duit APBD sekitar 30 persen baru digunakan untuk belanja layanan publik. ”Bahkan ada yang mengatakan, tiga persen orang PNS makan 60 persen uang negara. Hal ini sangat ironis,” keluh Azwar.

Silakan Diusut
Di bagian lain, juru bicara Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Reydonnizar Moenek menuturkan, pihaknya juga gemas jika benar-benar ada PNS yang terbukti memiliki rekening miliaran rupiah dengan cara yang melanggar pidana. ”Silakan diusut. Silakan dihukum,” timpal pejabat yang akrab disapa Donni itu.

Donni menuturkan, segala uang baik itu yang bersumber dari pemerintah pusat atau pemerintah daerah wajib ditampung di rekening kas umum daerah. ”Cukup satu rekening saja,” kata dia. Selanjutnya, ketika dari penyimpangan uang ini didapat manfaat bagi hasil atau bunga bank, maka harus dimasukkan ke rekening kas umum daerah juga sebagai pendapatan lain-lain yang sah.

Menurut Donni, pembukaan rekening pribadi untuk menampung duit negara atau apalagi hasil korupsi, bertentangan dengan banyak aturan. Di antaranya adalah Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Kuangan Daerah, serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah.

Dalam aturan tersebut diterangkan, bendahara penerimaan dilarang menyimpang uang, cek, atau surat berharga atas nama pribadi dalam bank atau lembaga keuangan lainnya. Selain itu, bendahara penerimaan atau pengeluaran dilarang secara langsung atau tidak melakukan perdagangan, pemborongan, serta penjualan jasa.

Permisif dan Tersistematis
Gerakan Lawan Mafia Hukum (Geram) Sumbar dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang memberikan penilaian beragam soal PNS mirip Gayus ini. Geram lebih menekankan pada tingginya budaya permisif dan koruptif masyarakat, dan LBH lebih menekankan pola koruptif tersistematis.

”Bukan PNS saja, tapi hampir di semua sektor. Hanya saja, karena PNS memegang peranan dalam keuangan negara sehingga banyak tersangkut,” ungkap Koordinator Geram Sumbar, Miko Kamal. Miko tak menafikan jika sikap koruptif itu hampir menghingapi seluruh dimensi kehidupan bangsa. Korupsi sudah dianggap rutinitas, dan lumrah. Belum tegaknya hukum dan pengawasan lemah, menambah subur ladang korupsi.

Orang tidak takut lagi melakukan kesalahan. ”Aparat hukum tidak hanya polisi, jaksa dan hakim, tapi juga BPK yang selama ini belum melaksanakan tugas sebagaimana mestinya. Sudah menjadi rahasia umum, ketika BPK memeriksa, kadang bisa hangky pangky atau segala macamnya,” kata Miko.

Koordinator Divisi Pembaharuan Hukum dan Peradilan LBH Padang, Roni Saputra mengatakan, hal pertama dan paling mendasar penyebab seseorang melakukan korupsi, karena perilaku dari masing-masing individu. Tak jelasnya kriteria seseorang diangkat menduduki jabatan tertentu, juga membuka peluang rentan terjadinya suap. Kemudian, pola koruptif itu juga sudah tersistematis.

”Contoh sederhana, pejabat di daerah merasa bersalah ketika pejabat dari pusat datang ke daerah. Dan, pejabat di daerah tidak menyediakan sesuatu karena anggaran itu tidak ada. Akhirnya, diambil dari anggaran lain,” ujar Roni. (jpnn/bis)

Minggu, 04 Desember 2011

Kopi Luwak " CAREUH COFFEE "



Careuh Coffee (kopi luwak)

Careuh Coffee merupakan kopi luwak hasil produksi penangkaran Luwak sehingga kualitasnya dapat terjaga sesuai standar.
Kopi yang digunakan dengan jenis arabika yang ada di kawasan wisata Ciwidey - Kawah Putih Bandung Selatan.
sehingga menghasilkan Kopi Luwak Asli " Careuh Coffee " yang berkualitas denga cita rasa yang Unik, Khas, Eksotis.

Tersedia dalam berbagai Kemasan :

1. Kemasan Sachet siap seduh Netto : 8 Gr, Price : Rp 25.000,- / Sachet

2. Kemasan Box Bubuk (Grounded Bean) Netto : 50 Gr, Price : 95.000,-

3. Kemasan Box Bubuk (Grounded Bean) Netto : 100 Gr, Price : 150.000,-

4. Kemasan Alumunium foil Roasted Bean Netto : 100 Gr, Price : 145.000,-

Order via SMS ... Ke Nomor 0853 7345 6059