Selasa, 25 November 2008

DPR Tanpa Sensor


DPR Tanpa Sensor

Dari masa ke masa, citra DPR sebagai sebuah lembaga representasi kedaulatan rakyat tidak pernah berubah.

Parodi yang dipertontonkan oleh wakil rakyat semakin menunjukkan bagaimana sesungguhnya kualitas moral dan integritas politik serta kesehatan hati nurani dari wakil rakyat yang terhormat tersebut.

Merebaknya berbagai kasus yang menimpa wakil rakyat, seperti kasus studi banding, kedisiplinan dalam persidangan, berbagai kasus korupsi hingga skandal seks, menjadi promosi efektif bagaimana buruknya kinerja wakil rakyat kita



INILAH.COM, Jakarta - Dari masa ke masa, citra DPR sebagai sebuah lembaga representasi kedaulatan rakyat tidak pernah berubah.

Parodi yang dipertontonkan oleh wakil rakyat semakin menunjukkan bagaimana sesungguhnya kualitas moral dan integritas politik serta kesehatan hati nurani dari wakil rakyat yang terhormat tersebut.

Merebaknya berbagai kasus yang menimpa wakil rakyat, seperti kasus studi banding, kedisiplinan dalam persidangan, berbagai kasus korupsi hingga skandal seks, menjadi promosi efektif bagaimana buruknya kinerja wakil rakyat kita.

Judul: DPR Uncensored

Penulis: Dati Fatimah & Mail Sukribo

Penerbit: Bentang Pustaka

Terbit: November 2008

Harga: Rp 29.000

ISBN: 978-979-1227-33-9

Catatan Redaksi:

Bagi penerbit yang ingin berpartisipasi memberikan info buku baru, silakan mengirimkan buku terkait beserta sinopsis singkat, ditujukan ke:

Redaksi Inilah.com

Jl Ciranjang 36, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12180.

Redaksi berhak memilih dan memutuskan informasi buku yang layak untuk tampil di rubrik ini.


Senin, 17 November 2008

Medan Cyber Community - MCC

Medan Cyber Community adalah Komunitas yang dibentuk secara spontan
oleh sesama Cyber Kota Medan - Sumatera Utara. Berdiri pada pertama sekali tanggal
13 Mei 2005. Tujuan utama pendirian komunitas ini adalah mempererat
rasa persaudaraan sesama Cyber yang selama ini sudah dijalin di
dunia Maya dalam kehidupan Nyata dalam bentuk kegiatan sosial. Saling
membantu satu sama lain, dalam suka dan duka. Kegiatan yang
dilaksanakan secara terus-menerus dalam berbagai bidang seperti olah
raga, gathering, ngumpul bareng dan saling kenal satu sama lain
diharapkan mampu memperkuat tali persaudaraan sesama anak anak cyber.
Kini, setelah pertemuan pada Minggu, 7 Mei 2006 di Speednet, telah
diputuskan untuk mengaktifkan kembali MCC yang sempat goyah dengan Ide
dan Kreatifitas baru. Kita telah sepakati bersama, maka mari kita
dukung bersama. Silahkan mendaftar dengan Send Message pertama anda
berisi Nama Asli, Tanggal lahir, Nick Anda + pesan Anda (jika ada).
Maaf, bagi yang tidak menyertakan informasi di atas, message /
keanggotaannya tidak dapat kami approve.
Akhirnya, kami mengharapkan dukungan dan partisipasi semua pihak dalam
seluruh rencana dan kegiatan MCC ke depan.

Semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu melindungi dan memberkati kita
sekalian !. Setelah beberapa tahun non aktif maka pada, dan berkat adanya keingin bersama maka MCC kembali di aktifkan kembali dengan wajah wajah baru, dengan semangat baru, dengan program baru yang akan lebih fresh lagi. Nama MCC kembali Terdengar Kembali pada pembicaraan di Goerning 2 Jln. Sakti Lubis tepatnya tanggal 20 September 2008. Dan Selang 2 minggu kemudian, kembli di adakan pembicaraan di Dearma Net. Setelah itu sampai lah pada tahap penyusunan Pengurus pada tanggal 11 Oktober 2008 Di Rumah Saudara Abey Sekaligus Acara Sillaturrahmi. Maka Di Sepakati Lah Awal Berdirinya Kembali Dan Muncul kembali MCC adalah pada Tanggal 11 Oktober 2008.
Maka Dengan Ini, Kami Sangat Mengharapkan Partisipasi Dari Kawan Kawan Semua Untuk Dapat Sama Sama Memajukan, Memperkenalkan, Mempublikasikan Kembali MCC, serta menjadikan MCC sebagai wadah dan sarana untuk saling berbagi Ilmu Pengetahuan serta juga sebagi wadah pengkajian Technologi serta sebagai ajang saling bertukar pikiran mengenai Informasi Technologi yang berkembang di sekitar kita.
Akhirnya Kami Sangat Berbangga Hati Jika Rekan Rekan Bergabung Bersama Kami.

Maju dan Berkembanglah MCC !
Medan, November 2008

Sabtu, 15 November 2008

Gus Dur Ragu Amrozi Cs Sudah Didor

Meski foto wajah Amrozi cs berkafan sudah beredar, Gus Dur masih meragukan trio Bali bomber itu sudah didor. Mantan Presiden ini bahkan menduga bisa jasad siapa saja, namun bukan Amrozi, Mukhlas, maupun Imam Samudra.

"Saya itu malah bertanya, dalam hati, apa betul Amrozi itu dihukum tembak. Jangan-jangan nggak," ujar Gus Dur di sela HUT ke-3 Kongkow Bareng Gus Dur di Utan Kayu, Jakarta, Sabtu (15/11).

Jadi jasad siapa itu? "Alah, banyak, baru mayat," cetus Gus Dur. "Ya dibiarin aja. Nanti mereka juga akan muncul sendiri pada waktunya," imbuhnya.

Hal itu, lanjut dia, terjadi karena pemerintahan Indonesia penakut. Jika Amrozi cs sampai benar-benar ditembak, dikhawatirkan kelompok keras akan mengamuk nantinya.

Foto wajah Amrozi cs berkafan akan memunculkan radikalisme baru? "Tidak. Ganti pemerintah nanti, orang seperti Amrozi segera dihukum mati, begitu juga dengan Habib Rizieq," ujarnya merujuk pada Ketua FPI

Kenapa Rizieq? "Karena dia melanggar UU terus menerus. Orang yang bawa senjata tajam terhunus di muka umum ya melanggar UU, dan harus ditangkap," tandas Gus Dur.